Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Baznas Kaltim Setiap Bulan Kumpulkan Rp 450 Juta Dana Zakat Infak dan Sedekah

Uways Alqadrie • Minggu, 16 Maret 2025 | 04:14 WIB
Salah satu program Baznas Kaltim melalui Program Bengkel Motor Z-Auto yang menyasar para pemilik usaha perbengkelan motor di Samarinda. (FOTO: IST)
Salah satu program Baznas Kaltim melalui Program Bengkel Motor Z-Auto yang menyasar para pemilik usaha perbengkelan motor di Samarinda. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pengumpulan dana zakat infak dan sedekah (ZIS) pada 2024 mencapai Rp 16 miliar, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim Ahmad Nabhan berharap, 2025 ini kesadaran masyarakat berzakat semakin meningkat. Sehingga dana zakat dapat terhimpun lebih banyak lagi untuk umat.

“Baznas bukan ormas, tapi lembaga pemerintah non struktural. Tugas kami mengumpulkan dana ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya termasuk CSR. Tugas kami mendistribusikan sesuai syariat dan membantu pemerintah dalam hal mengurangi kemiskinan di Kaltim. Karena itulah kami berharap kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi membayar zakat lewat Baznas bisa lebih tinggi lagi,” ucapnya. 

Ahmad Nabhan menjabarkan pengumpulan dana zakat ini didukung oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari berbagai instansi, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Kaltim. Salah satu penyumbang terbesar adalah Bankaltimtara yang menyetorkan Rp 260 juta setiap bulan.

Selain itu, Perangkat Daerah (PD) juga berkontribusi dalam pengumpulan zakat. Dinas Kehutanan Kaltim mengumpulkan Rp 116 juta setiap bulan, sementara UPZ Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda menyumbang Rp 26 juta setiap bulan.

UPZ Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim juga berperan dengan mengumpulkan Rp 24 juta setiap bulan. Namun, Ahmad Nabhan mengakui bahwa sebagian besar Perangkat Daerah (PD) lainnya masih menyetor zakat dalam jumlah yang lebih kecil, berkisar antara Rp 5 hingga Rp 6 juta per bulan.

“Setiap bulan, dana ZIS yang bisa kami kumpulkan mencapai Rp 450 juta. Semoga bisa dibantu Gubernur untuk optimalisasi zakat. Pendistribusian setiap tahun untuk pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi. Kami berharap semakin banyak dana ZIS terkumpul, tentu bisa dijadikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada saudara kita yang kurang mampu,” jelasnya. 

Editor : Uways Alqadrie
#Bankaltimtara #Baznas kaltim #pemprov kaltim