Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ditpolairud Polda Kaltim Pantau Jalur Mudik Perairan hingga Praktik Merusak Ekosistem Laut

M Ibrahim • Rabu, 26 Maret 2025 | 20:55 WIB
PANTAU PERAIRAN: Personel Ditpolairud Polda Kaltim memantau aktivitas perairan jelang perayaan Idulfitri. (FOTO: IST)
PANTAU PERAIRAN: Personel Ditpolairud Polda Kaltim memantau aktivitas perairan jelang perayaan Idulfitri. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Pemantauan jalur mudik perairan hingga praktik aktivitas merusak ekosistem laut dilakukan Ditpolairud Polda Kaltim menggunakan kapal patroli (KP) XII-2015.

Patroli pemantauan di perairan sebagai langkah mencegah praktik destructive fishing, yaitu metode penangkapan ikan yang dapat merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan sektor perikanan.

“Patroli jalur mudik hingga beri edukasi nelayan agar melakukan aktivitas di perairan tidak merusak ekosistem laut,” terang Direktur Polairud Polda Kaltim, Kombes Pol Eduward Pardede.

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas nelayan dan memeriksa kapal-kapal penangkap ikan untuk memastikan tidak ada penggunaan alat tangkap yang dilarang.

Selain itu, personel juga memberikan sosialisasi kepada para nelayan mengenai pentingnya praktik perikanan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa para nelayan memahami dampak dari metode penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Patroli ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga bagian dari edukasi agar mereka lebih peduli terhadap kelestarian laut,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan di lapangan. 

“Kami tidak akan segan mengambil tindakan hukum bagi siapa saja yang terbukti menggunakan bahan peledak, racun, atau alat tangkap yang dilarang lainnya. Langkah ini penting untuk melindungi sumber daya laut dan menjaga keseimbangan ekosistem,” tegasnya.

 

Editor : Uways Alqadrie
#polda kaltim #Ditpolairud Polda Kaltim