Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

KLH Sebut Balikpapan Jadi Salah Satu Kota dengan Penyelesaian Sampah Terbaik

Oktavia Megaria • Minggu, 13 April 2025 | 20:55 WIB
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq saat kunjungannya ke TPA Manggar, Instalasi Intermediate Treatment Facility (ITF) Kota Hijau, hingga Material Recovery Facility (MRF) Gunung Bahagia. (FOTO: ANGGI)
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq saat kunjungannya ke TPA Manggar, Instalasi Intermediate Treatment Facility (ITF) Kota Hijau, hingga Material Recovery Facility (MRF) Gunung Bahagia. (FOTO: ANGGI)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq bersama jajarannya, berkunjung secara langsung ke Balikpapan pada Minggu (13/4). Agenda ini, sebagai pemantauan langsung terkait pengelolaan sampah di Kota Beriman.

Pada agenda ini, Hanif mendatangi langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, ia juga mendatangi instalasi Intermediate Treatment Facility (ITF) Kota Hijau, serta Material Recovery Facility (MRF) Gunung Bahagia.

Soal kunjunganny ke TPA Manggar, Hanif menjelaskan berdasarkan data sementara mereka, saat ini TPA Manggar jadi tempat pembuangan akhir yang pengelolaan sampahnya relatif paling bagus di Indonesia.

“Maka dari itu, saya perlu datang ke sini untuk mengunjungi langsung TPA yang bisa dijadikan contoh untuk seluruh kabupaten dan kota di Indonesia,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya telah menyampaikan paksaan pemerintah kepada total 343 kabupaten kota. Paksaan pemerintah ini adlaah suatu administrasi resmi dari pemerintah yang harus dilaksanakan, dan jika tidak dilaksanakan maka ada pemberatan sanksi dan pengenaan pidana.

Hal ini, sambungnya, juga diatur dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008. 

Selain itu, pemerintah pusat juga cukup serius dengan penanganan sampah ini, di mana melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), maka pengelolaan sampah diminta selesai di tahun 2029.

“Ini sedang berjalan, sehingga semua daerah sedang berjuang untuk menyelesaikan sampahnya. 

Untuk 2025 ini target yang diminta yakni 50 persen sampah dikelola, sementara data kami baru diangka 39 persen. Ada selisih yang cukup besar yang harus dikejar di 2025 ini,” tandas Hanif.

Editor : Uways Alqadrie
#pemkot balikpapan #kementerian lingkungan hidup