Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mengaku Sudah Damai, Tapi Wings Air Bersikeras Tempuh Jalur Hukum

Dwi Puspitarini • Rabu, 16 April 2025 | 13:45 WIB
Ilustrasi maskapai Wings Air.
Ilustrasi maskapai Wings Air.

KALTIMPOST.ID, Ketegangan di udara belum usai. Insiden antara anggota DPRD Sumatera Utara, Megawati Zebua, dan seorang pramugari Wings Air dalam penerbangan IW 1267 dari Gunung Sitoli ke Medan terus jadi sorotan.

Meski Megawati mengklaim sudah saling memaafkan, pihak maskapai membantah ada permintaan damai dan justru menempuh jalur hukum.

“Setelah insiden tidak ada permintaan damai dari pihak pelanggan kepada pramugari yang bertugas,” tegas Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, Rabu (16/4).

Tak berhenti di situ, Wings Air juga memastikan telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Nias.

 Baca Juga: Bukan Cuma Malas, Ini Alasan Kenapa Banyak Generasi Paling Online Justru Memilih Menyendiri

Meski tanggal pasti pelaporan tidak dijelaskan, Danang menekankan bahwa maskapai mendukung penuh proses hukum.

“Kami melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjut Danang. “Wings Air tetap berkomitmen menjaga profesionalisme awak pesawat serta kenyamanan penerbangan.”

Namun Megawati punya cerita sendiri. Ditemui di Gedung DPRD Sumut sehari sebelumnya, ia mengklaim semuanya sudah selesai.

“Sudah saling memaafkan, itu aja. Biarlah ini jadi pembelajaran. Masa sampai hati saya cekik pramugari?” ujar politisi Partai Golkar itu, Selasa (15/4).

 Baca Juga: KLH Tegaskan Penanganan Sampah Butuh Peran dan Dukungan Semua Pihak

Meski begitu, Megawati mengaku belum bertemu langsung dengan pramugari untuk meminta maaf secara pribadi.

“Belum, karena saya anggap sudah selesai, saling memaafkan,” ucapnya.

Lantas, apa sebenarnya yang terjadi di dalam pesawat?

Menurut Megawati, insiden bermula saat ia berusaha membantu seorang penumpang lanjut usia agar kopernya tetap bisa dibawa ke kabin.

Ia mengaku hanya ingin “menyuruh pramugari bergeser” agar jalan tidak terhalang, namun terjadi kesalahpahaman.

 Baca Juga: Polresta Balikpapan Gelar UKL di Pelabuhan Semayang, Jaga-Jaga Ada Barang Ilegal Bawaan Penumpang

“Saya pikir koper itu bisa dibawa masuk kabin karena tidak diizinkan masuk bagasi. Tapi pramugari bersikeras,” cerita Megawati.

Karena perdebatan tak selesai, Megawati mengaku akhirnya diturunkan dari pesawat dan terpaksa melanjutkan perjalanan keesokan harinya.

Versi berbeda justru diungkapkan Wings Air. Menurut Danang, koper Megawati sudah berlabel bagasi tercatat, dan seharusnya tidak dibawa ke kabin.

 Baca Juga: Sabu-Sabu Setengah Kilogram Gagal Beredar di Paser, Pelaku Dapat dari Residivis Jebolan Lapas Samarinda

“Pelanggan menunjukkan sikap tidak kooperatif, bahkan berusaha melepas label bagasi, dan tidak mengikuti arahan awak kabin,” ungkap Danang.

Cekcok pun terjadi. Maskapai menilai sikap Megawati tidak menghormati aturan keselamatan penerbangan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#cekcok di pesawat #dprd sumut #wings air #medan #Megawati Zebua