Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Celtics Bidik Gelar Kedua Beruntun, OKC Thunder serta Lakers dan Cavs Siap Ganggu Dominasi

Thomas Dwi Priyandoko • Minggu, 20 April 2025 | 08:00 WIB

TARGET TINGGI: Jayson Tatum bersama rekan-rekan setim Celtics siap menatap laga play-off NBA.
TARGET TINGGI: Jayson Tatum bersama rekan-rekan setim Celtics siap menatap laga play-off NBA.

 

KALTIMPOST.ID-Boston Celtics kembali ke medan tempur play-off NBA dengan misi mempertahankan gelar juara, namun kali ini jalannya tidak akan semudah tahun lalu. Kebangkitan Cleveland Cavaliers dan ledakan performa Oklahoma City Thunder menjanjikan persaingan panas menuju Larry O’Brien Trophy.

Celtics, dengan skuad yang hampir tidak berubah sejak meraih gelar ke-18 mereka musim lalu, menyelesaikan musim reguler dengan catatan impresif 61 kemenangan dan 21 kekalahan. Itu menjadi rekor terbaik ketiga liga, dan yang terbaik bagi juara bertahan sejak dominasi Golden State Warriors pada 2015-16.

Boston juga memimpin NBA dalam jumlah tembakan tiga angka—nyaris 18 per pertandingan—dan menutup musim reguler dengan 25 kemenangan dari 30 laga terakhir. Namun bagi Jayson Tatum, semua pencapaian itu tinggal cerita lama.

“Kami tidak sedang mempertahankan gelar,” ujar Tatum. “Kami juara musim lalu, itu tidak bisa diambil. Tapi musim ini beda. Sekarang fokus kami hanya Orlando Magic.”

Celtics akan membuka perjalanan mereka di play-off menghadapi Magic pada 20 April waktu AS (21 April WIB). Kabar baik datang dari Jaylen Brown, MVP Final tahun lalu, yang kemungkinan besar akan tampil usai menjalani perawatan cedera lutut.

Baca Juga: Liverpool, Arsenal, dan Chelsea Bisa Jadi Kunci Penyelamat Masa Depan Antony

Meski tampil meyakinkan, Boston bukanlah tim terkuat musim reguler. Status tersebut kini dipegang Oklahoma City Thunder—tim termuda sepanjang sejarah NBA yang mampu meraih posisi unggulan pertama.

Dipimpin kandidat MVP Shai Gilgeous-Alexander, yang mengoleksi rata-rata 32,7 poin per laga, Thunder mencatat 68 kemenangan, meningkat tajam dari 57 musim lalu. Mereka finis di peringkat keempat dalam efisiensi ofensif dan ketiga dalam pertahanan, dan akan menghadapi Memphis Grizzlies di ronde pertama.

“Kami punya mentalitas 'apa pun yang diperlukan’,” kata Gilgeous-Alexander. “Tujuannya menang. Caranya? Apa pun yang membawa kami ke sana.”

Di Timur, Cavaliers juga datang dengan energi baru di bawah arahan Kenny Atkinson. Setelah dikalahkan Celtics musim lalu di semifinal wilayah, Cavs kini bangkit lewat awal musim yang luar biasa—15 kemenangan beruntun—dan total 64 kemenangan musim ini.

Dengan duet Donovan Mitchell dan Darius Garland sebagai poros tim, Atkinson menilai pasukannya kini punya karakter baru. “Kami lebih tangguh dari yang saya duga. Kami dikenal main cantik, ofensif, banyak gerakan bola—tapi sekarang kami juga keras dan tidak mudah dikalahkan.”

Cavs akan menghadapi Miami Heat, yang lolos usai menyingkirkan Atlanta Hawks 123-114 di laga play-in.

Baca Juga: Arsenal Diyakini Bakal Jadi Magnet Pemain Top Eropa di Bursa Transfer Musim Panas

Sementara itu di sisi barat, Los Angeles Lakers kembali jadi ancaman serius. Dengan pelatih anyar JJ Redick dan Luka Doncic sebagai senjata utama usai transfer mengejutkan di pertengahan musim, Lakers siap hadapi Minnesota Timberwolves di putaran pertama.

LeBron James, yang kini 40 tahun, kembali mengejar cincin juara kelimanya dalam penampilan ke-18 di babak play-off. Sementara Doncic, yang membawa Dallas Mavericks ke final tahun lalu, membidik gelar pertamanya.

“Kami punya pemain yang siap bertarung,” kata Doncic. “Semua solid. Chemistry bagus. Kami pasti punya peluang.”

Jika mereka lolos, Lakers berpeluang bertemu rival lama, Stephen Curry dan Golden State Warriors—asal sang veteran bisa menaklukkan Houston Rockets yang kini dipenuhi darah muda dan finis sebagai runner-up Wilayah Barat.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#nba #cleveland cavaliers #playoff nba #oklahoma city thunder #boston celtics #basket