KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Suasana malam di kawasan padat penduduk RT 30, Kelurahan Selili, Samarinda mendadak berubah jadi kacau balau. Sebuah mobil double cabin jenis Hilux berwarna putih masuk ke pemukiman padat itu dengan kecepatan tinggi dan menabrak gelasan kendaraan serta merusak beberapa rumah warga.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 23 April 2024 sekitar pukul 00.30 Wita, dan terekam jelas oleh kamera CCTV milik warga. Irfansyah (43), salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi, masih terjaga saat insiden itu terjadi.
"Ulun (saya) masih nonton TV, tiba-tiba dengar bunyi tabrakan keras. Pas keluar rumah, motor sudah ada di dalam sungai. Nggak lihat mobilnya langsung, tapi suaranya jelas mobil," tuturnya.
Tak tinggal diam, Irfansyah dan beberapa warga lainnya yang juga belum tidur mencoba mengejar mobil tersebut. Sayangnya, mobil itu keburu melaju kencang dan tak berhasil dihentikan.
"Tidak bisa dikejar tadi malam," tambahnya.
Mirayati (42), warga lain yang rumah dan kendaraannya ikut jadi korban, menuturkan bahwa mobil Hilux tersebut rupanya tengah dikejar polisi hingga masuk ke lingkungan warga.
"Mobil itu dikejar polisi, terus masuk ke gang sini, habis semua motor dilindas, rumah juga rusak," kata Mirayati.
Dari pantauan di lokasi, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah. Sekitar 24 unit sepeda motor ringsek, dan tiga bangunan warga juga terdampak.
Mirayati sendiri mengalami kerugian besar karena dua sepeda motor barunya rusak berat.
"Pokoknya minta ganti baru. Nggak bisa kalau cuma diperbaiki begitu saja," tegasnya.
Baca Juga: Terjual 5.500 Unit, Penjualan Motor Matik dari Astra Motor Kaltim 1 Mendominasi
Warga kini berharap pelaku segera tertangkap dan bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan. Kejadian ini meninggalkan trauma, sekaligus jadi perbincangan hangat di lingkungan RT 30 Selili.