Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kejati Kaltim Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Balik Insiden Jembatan Mahakam

Bayu Rolles • Selasa, 29 April 2025 | 19:30 WIB
Kejati Kaltim akan melakukan penyelidikan terhadap indikasi penyalahgunaan wewenang dari insiden yang terus berulang. (FOTO: DOK/KP)
Kejati Kaltim akan melakukan penyelidikan terhadap indikasi penyalahgunaan wewenang dari insiden yang terus berulang. (FOTO: DOK/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pilar Jembatan Mahakam I kembali ditabrak pada 26 April 2025. Insiden ini bukan yang pertama, sudah ada 23 kali kejadian itu terulang. 

Di tengah upaya pemilik otoritas menagih ganti rugi dari si penabrak, Kejati Kaltim akhirnya memilih turun tangan.

Para beskal menduga, ada indikasi penyalahgunaan wewenang dari insiden yang terus berulang. Tim khusus pun telah dibentuk untuk menelusuri dugaan itu. 

"Tim sedang mengumpulkan data dan keterangan," ucap Kajati Kaltim, Iman Wijaya melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum, Toni Yuswanto dalam rilis resmi, Selasa, 29 April 2025. 

Insiden ini menjadi perhatian publik lantaran hanya dalam waktu dua bulan kecelakaan serupa terulang. Medio Februari, ketika jembatan digebuk ponton bermuatan kayu. Lalu yang teranyar, ponton bermuatan batubara mengalami putus tali dan larut menabrak pilar jembatan berusia 39 tahun itu.

Tim khusus akan menyigi, mencari tahu apakah ada kelalaian terstruktur dalam tata kelola jembatan yang membuat kejadian itu begitu mudah terjadi. Jembatan Mahakam I, lanjut Toni, bukan sekadar penghubung tapi juga punya peran penunjang dalam perekonomian Kaltim.

Kerusakan dari sejumlah insiden justru memicu rasa was-was bagi warga yang melintas. Dari insiden terakhir, terjadi pembatasan jenis kendaraan yang melintas dan berimbas pada perekonomian daerah.

"Tim akan mendalami dugaan penyalahgunaan wewenang. Hasilnya akan disampaikan secepatnya," singkat Toni.

Editor : Uways Alqadrie
#pemprov kaltim #kejati kaltim #Jembatan Mahakam ditabrak #dprd kaltim