KALTIMPOST.ID, JAKARTA - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo marah besar dengan pernyataan pemimpin ormas GRIB, Hercules yang menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso sudah bau tanah.
"Hercules kurang ajar ini orang, tidak tahu diri merasa paling hebat. Kalau udah pensiun, nggak ada di mata kirinya itu. Nggak dianggap itu," ucap Gatot dalam podcast di akun Youtube Refly Harun, dikutip pada Kamis (1/5/2025).
"Sutiyoso bintang tiga, saya juga purnawirawan, tak kau anggap, kau ngomong seenak perutmu, Ingat kau dulu TBO (tenaga bantuan operasi Timor Timur) bisa ke Jakarta pakai apa, (jasa) purnawirawan juga, gak sopan, kamu ini kan preman memakai pakaian ormas (GRIB)," Gatot murka.
Sebelumnya Hercules menyindir Forum Purnawirawan Jenderal TNI-Polri yang mengajukan delapan tuntutan politik yang menggemparkan jagat perpolitikan nasional.
Pernyataan sikap tersebut ditegaskan melalui sebuah dokumen resmi yang menandatangani ratusan purnawirawan jenderal, laksamana, dan marsekal, serta ditayangkan melalui kanal YouTube Refly Harun dengan judul provokatif: Live! Ngeri! Ratusan Jenderal Purn Kasih 8 Tuntutan! Ganti Wapres! Reshuffle Menteri Pro-JKW!!
Baca Juga: Pengumuman Kementerian Agama! Jadwal Lengkap dan Syarat Seleksi Beasiswa Studi ke Al Azhar Mesir
Tuntutan yang paling politis, sekaligus menggugah perhatian publik, adalah desakan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk mencopot Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mereka menilai keputusan Mahkamah Konstitusi terkait Pasal 169 huruf Q UU Pemilu cacat hukum dan bertentangan dengan UU Kekuasaan Kehakiman.
Hercules juga tidak menerima tuntutan yang mendesak Wapres Gibran mundur. Menurutnya, Gibran merupakan wakil presiden yang dipilih oleh rakyat. Gibran mendampingi Presiden Prabowo saat Pilpres.
“Ini karena di Pilpres (2024) kalah,” sindir Hercules.
Dalam video yang beredar di media sosial, Hercules pun menyentil salah satu purnawirawan, yakni Sutiyoso. Ia menyebut mulut Sutiyoso sudah bau tanah.
Mulutnya sudah bau tanah berdoa meminta Allah mau dipanggil sama Allah, kata Hercules.
Editor : Uways Alqadrie