Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Baru Ucap ‘Ya’, Tiktoker Cantik Meksiko Ini Ditembak Mati di Tengah Live Streaming

Dwi Puspitarini • Kamis, 15 Mei 2025 | 14:14 WIB
Tiktoker Meksiko Valeria Marquez.
Tiktoker Meksiko Valeria Marquez.

KALTIMPOST.ID, Valeria Marquez, influencer kecantikan berusia 23 tahun dari Jalisco, Meksiko, tewas ditembak saat sedang siaran langsung di TikTok.

Dalam momen yang menggemparkan itu, ribuan pengikutnya menyaksikan langsung detik-detik terakhir hidup sang TikToker yang dikenal aktif membagikan konten gaya hidup dan kecantikan.

Tragedi ini terjadi pada Selasa (13/5/2025) di salon tempat Valeria bekerja di Kota Zapopan, pinggiran Guadalajara.

Seorang pria masuk ke dalam salon dan menembaknya dari jarak dekat. Momen penembakan sebagian terekam dalam siaran langsung yang mendadak terputus.

Sebelum kejadian, Valeria sempat menyebut dalam live streaming bahwa seseorang datang ke salonnya sambil membawa hadiah mahal.

Dalam video, dia terlihat memegang boneka dan terdengar berkata, “Mereka datang.”

 Baca Juga: Kaki Bengkak dan Nyeri di Malam Hari? Bisa Jadi Ini Gejala Asam Urat

Seseorang di latar belakang menyapa, “Hai, Vale?” yang dijawabnya, “Ya.” Tak lama kemudian, dia mematikan suara siaran.

Beberapa saat setelah itu, terdengar suara tembakan dan live TikTok pun terputus. Wajah pelaku sempat terekam sekilas oleh kamera ponsel.

Jaksa Negara Bagian Jalisco menyatakan bahwa pembunuhan ini sedang diselidiki sebagai femisida, yakni pembunuhan perempuan karena gender.

Kantor kejaksaan belum menyebutkan nama tersangka maupun motif pasti di balik pembunuhan ini.

“Korban adalah seseorang yang aktif dan berpengaruh di media sosial,” kata jaksa dalam pernyataan resmi.

“Seorang pria memasuki tempat itu dan tampaknya menembakkan senjata ke arahnya.”

 Baca Juga: 20 Anak Tewas, Sekolah Dibom Junta Myanmar saat Gencatan Senjata

Roberto Alarcon, Koordinator Keamanan Negara Bagian, menambahkan bahwa sejauh ini belum ditemukan kaitan langsung antara pelaku dengan kelompok kriminal besar, termasuk Kartel Generasi Baru Jalisco.

Zapopan dikenal sebagai salah satu wilayah rawan kejahatan dan menjadi markas kartel narkoba brutal.

Namun, menurut Wali Kota Zapopan, Juan Jose Frangie, korban tidak pernah melapor menerima ancaman atau meminta perlindungan kepada pihak berwenang.

“Sungguh mengagetkan bahwa Anda sedang membuat video dan kemudian dibunuh. Pembunuhan terhadap perempuan adalah hal terburuk,” ujar Frangie.

Menurut PBB, rata-rata 10 perempuan dibunuh setiap hari di Meksiko, banyak di antaranya karena kekerasan berbasis gender.

Jalisco sendiri berada di peringkat keenam secara nasional untuk kasus pembunuhan.

 Baca Juga: Buah Kecil Berwarna Merah Ini Diam-Diam Mampu Cegah Infeksi Saluran Kemih

Valeria Marquez bukan hanya seorang konten kreator, tapi juga wanita muda yang dikenal ceria dan penuh semangat.

Dia memiliki hampir 200.000 pengikut di Instagram dan TikTok, dengan banyak video bertema kecantikan yang ditonton ratusan ribu kali. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Ditembak saat live streaming #ditembak mati #meksiko #live streaming #tiktoker #femisida #Tiktoker Meksiko ditembak #live TikTok #Valeria Marquez