KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Wakil Rakyat Balikpapan ikut geram. Terhadap kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax, yang terjadi di Balikpapan beberapa waktu terakhir. Dan mendesak Pertamina untuk menyampaikan alasan kelangkaan BBM Pertamax yang jarang terjadi di kota dengan Kilang Minyak terbesar kedua di Indonesia ini.
Desakan itu disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah. Ketua komisi yang mengurusi masalah ekonomi, keuangan, anggaran, pariwisata, dan perdagangan ini, menekan Pertamina Patra Niaga untuk dibuka.
Baca Juga: Jelang Rencana Demo 500 Ribu pengemudi Ojol, Perusahaan Aplikator Bantah Ada Volume 20 Persen
Menyampaikan kepada masyarakat terkait dengan penyebab kelangkaan BBM Pertamax di Balikpapan. Bahkan stoknya sempat kosong di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hingga hari ini, Senin (19/5) memaksa masyarakat untuk berjam-jam berjam-jam di SPBU yang menjual BBM jenis Pertalite.
"Masalah ini menyangkut kepentingan publik. Makanya kami meminta Pertamina untuk menjelaskan secara gamblang, apa yang sebenarnya terjadi. Saat kelangkaan Pertamax ini terjadi," tegas Fauzi kepada awak media, Senin (19/5).
Politikus Partai Golkar ini mengaku sudah mendapat laporan dan informasi dari masyarakat. Terkait dengan kelangkaan BBM jenis Pertamax ini. Bahkan dia sudah berkomunikasi langsung dengan manajemen Pertamina Patra Niaga untuk meminta informasi. Dan informasi yang disampaikan pihak.
Baca Juga: Sudah 2 Hari Pertamax Langka di Balikpapan, Pertamina Akhirnya Ungkap Alasannya!
Pertamina Patra Niaga, penyebab kelangkaan BBM jenis Pertamax ini, karena distribusinya di Balikpapan yang mengalami masalah. Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina pun menyebut akan mendatangkan pasokan Pertamax dari Fuel Terminal Samarinda.
"Saat saya menghubungi, dari bahasanya mereka juga tidak tegas. Masih menunggu arahan dari pimpinan. Jadi solusi atas masalah kelangkaan Pertamax ini memang agak ngambang.Tetapi, kami masih terus menunggu kejelasan dari Pertamina. Apa yang menjadi kendalanya dan harus bisa dijelaskan ke publik," desak Fauzi.
Diberitakan sebelumnya, kelangkaan BBM jenis Pertamax inj terjadi di sejumlah SPBU di Balikpapan. Salah satunya adalah SPBU 64.761.17 Gunung Guntur. Yang mengaku sudah mengalami kekurangan stok BBM jenis Pertalite sejak 2 hari lalu atau tepatnya pada akhir pekan lalu. Baca Juga: Jangan Sembarangan Beli Es Krim! Temuan BPOM, Ada yang Mengandung Alkohol
“Stok BBM sedang menipis di sejumlah SPBU di Balikpapan. Tapi hanya BBM Pertamax. Dan di SPBU Gunung Guntur sudah terjadi sekitar 2 hari lalu,” kata Randy Faisal Hud, Manager SPBU 64.761.17 Gunung Guntur, Senin (19/5).
Dia pun menyebut sejauh ini belum mendapatkan informasi, terkait penyebab kelangkaan BBM jenis Pertamax ini. Di mana setiap harinya SPBU Gunung Guntur ini, mendapat jatah 8 kilo liter BBM Pertamax. “Mengenai kapan normalnya, sejauh ini saya juga belum mendapatkan informasi dari Pertamina,” tutupnya.
Editor : Uways Alqadrie