KALTIMPOST.ID, GUJARAT- Perkembangan terbaru kecelakaan pesawat Air India, 242 orang di dalam pesawat diyakini tewas dalam kecelakaan di dekat Bandara Ahmedabad, Gujarat, India.
Kantor berita AP melaporkan di antara korban tewas terdapat 169 warga negara India, 53 warga negara Inggris, 1 warga negara Kanada, 7 warga negara Portugis.
Boeing Dreamliner 787 milik Air India jatuh tak lama setelah lepas landas. Pesawat yang menuju London menabrak sebuah asrama di rumah sakit sipil. Akibat peristiwa tersebut 7 dokter dinyatakan ikut tewas.
Rahul Gandhi: Rahul Gandhi berduka atas kecelakaan pesawat di Ahmedabad, meminta pekerja Kongres untuk membantu penyelamatan
Air India, yang berada di bawah grup Tata, tidak dapat memberikan informasi tentang kematian tersebut. Pada hari Kamis, pukul 1:34 siang, penerbangan Boeing 787 AI 171 lepas landas dari Bandara Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad.
Jeda waktu 4 menit. Kemudian komunikasi terputus. Menurut berita, pesawat Air India telah lepas landas sebelum akhirnya terjatuh.
Menurut kantor berita ANI, sedikitnya 242 orang dikhawatirkan tewas. Namun, baik Air India maupun pemerintah belum memberikan komentar mengenai hal ini. Air India telah merilis informasi mengenai jumlah warga India dan warga negara asing yang berada dalam penerbangan menuju London hari itu.
Dalam unggahan di media sosialnya, mereka mengatakan, "Pesawat AI 171 yang terbang ke London dengan total 242 penumpang dan petugas layanan." Perusahaan menambahkan, dari 242 orang tersebut, jumlah awak kabin atau pramugari sebanyak 8 orang.
Sebanyak 169 orang berkebangsaan India. Sebanyak 53 orang berkebangsaan Inggris. Sebanyak 7 orang berkebangsaan Portugal dan 1 orang berkebangsaan Kanada. Ada pula 11 anak-anak dan 2 bayi yang baru lahir.
Editor : Uways Alqadrie