Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Piala Dunia 2026

Evakuasi 97 WNI dari Iran Dimulai: Pemulangan ke Indonesia Dilakukan Bertahap, Ini Jadwalnya

Uways Alqadrie • Minggu, 22 Juni 2025 | 19:48 WIB
Proses evakuasi 97 WNI kembali ke Indonesia langsung secara bertahap. (FOTO: IST)
Proses evakuasi 97 WNI kembali ke Indonesia langsung secara bertahap. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, JAKARTA — Pemerintah Indonesia memulai proses evakuasi dan pemulangan warga negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul meningkatnya konflik bersenjata di wilayah tersebut. 

Gelombang pertama evakuasi dijadwalkan berlangsung pada Senin (23/6/2025) dan para WNI diperkirakan tiba di Tanah Air keesokan harinya.

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, menyatakan bahwa para WNI yang telah dievakuasi ke Azerbaijan kini dalam kondisi aman dan siap diberangkatkan ke Indonesia menggunakan maskapai komersial.

“Evakuasi tahap pertama telah direncanakan dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada Selasa, 24 Juni,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (22/6).

Total 97 orang berhasil dipindahkan dari Iran, terdiri dari 93 WNI, tiga staf Kedutaan Besar RI di Teheran, serta satu warga negara Iran yang merupakan pasangan dari salah satu WNI. Mereka saat ini ditempatkan sementara di Kota Baku, Azerbaijan.

Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan Kementerian Luar Negeri yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Kemlu, Rolliansyah Soemirat, turut mendampingi proses evakuasi hingga perbatasan Iran–Azerbaijan di Astara pada Sabtu malam (21/6). Ia sebelumnya dilantik sebagai Duta Besar RI untuk Iran pada awal tahun ini.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan bahwa rincian teknis evakuasi belum dapat disampaikan secara terbuka karena alasan keamanan dan keselamatan para WNI.

Konflik di kawasan memanas sejak Israel melancarkan serangan ke sejumlah lokasi strategis di Iran pada Jumat (13/6), termasuk fasilitas militer dan nuklir. Iran langsung membalas dengan serangan balistik ke wilayah Israel pada hari yang sama.

Situasi diperburuk oleh keterlibatan Amerika Serikat yang meluncurkan serangan udara ke tiga lokasi fasilitas nuklir di Iran pada Sabtu (21/6). Serangan ini diklaim oleh Presiden AS Donald Trump sebagai bagian dari “operasi militer sukses”.

Korban jiwa akibat konflik kedua negara terus bertambah. Media Iran menyebut lebih dari 600 orang tewas dan 1.300 lainnya luka-luka, sementara pihak Israel melaporkan 24 kematian dan ratusan korban luka.

Editor : Uways Alqadrie
#Perang Iran Israel #Ayatullah Ali Khamenei #rudal balistik iran #Teheran #Israel #iran