KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Libur sekolah tahun ini sepertinya bakal jadi momen yang tak terlupakan bagi pengunjung Rumah Ulin Arya (RUA) Samarinda. Destinasi wisata edukatif keluarga tersebut resmi meluncurkan wahana terbarunya bertema Old Town City, Sabtu (28/6).
Menghadirkan nuansa kota tua bergaya koboi lengkap dengan rodeo banteng, tambang emas mini, hingga kostum koboi dan suku Indian. Pemilik RUA Sheila Ahmad mengungkapkan bahwa wahana dibuat dengan persiapan ekstra cepat demi menyambut liburan anak-anak selama satu bulan penuh.
“Awalnya dari masukan para ibu-ibu, paguyuban orang tua. Mereka ingin suasana baru yang bisa jadi pengalaman, bukan sekadar hiburan. Mereka pengin yang kayak di Jawa. Jadi memang diniatkan wahananya untuk libur sekolah,” ujar Sheila.
Konsep kota tua ala barat dipilih karena terinspirasi dari keberadaan kuda yang sudah lama jadi bagian di RUA. “Kami punya enam kuda, jadi kenapa enggak kita bawa sekalian atmosfer koboi dan cerita sejarahnya, termasuk bagaimana asal-usul rodeo dan koboi Texas,” tambah Sheila.
Old Town City menyuguhkan beragam aktivitas edukatif dan interaktif. Ada bangunan 3D bergaya koboi tempat anak-anak bisa berfoto dan bermain, simulasi naik banteng rodeo (dengan batas tinggi badan demi keamanan). Untuk yang lebih menantang, tersedia versi "challenge" untuk remaja dan dewasa, Sheila juga menyiapkan hadiah besar bagi yang mampu menyelesaikan.
Serta gold mining alias dulang emas. “Yang gold mining ini bisa untuk semua usia. Anak-anak bahkan orang tua bisa ikut. Beli tiket di loket, nanti dapat alat untuk dulang dan cari butiran batu-batu permata gitu di air yang mengalir. Seru banget,” kata Sheila.
Harga tiket bermain di area baru itu dibanderol mulai Rp25 ribu sedangkan sewa kostum koboi atau Indian mulai Rp20 ribu. Semua dibuat agar pengunjung dari anak-anak hingga remaja bisa ikut merasakan keseruan. Wahana itu jadi yang pertama di Kota Tepian.
April lalu, pihaknya juga memperkenalkan wahana baru yakni Aviarya. Dikatakan Sheila, itu merupakan bagian dari pengembangan sangkar burung yang sudah ada. Pengunjung bisa lebih dekat dan memberi makan langsung burung sun conure yang terbang bebas di area tersebut.
Dibangun di atas lahan seluas 4 hektare, sebanyak 3,5 hektare telah dimanfaatkan untuk berbagai wahana dan area bermain. Sisanya akan terus dikembangkan setiap 6 bulan sekali agar pengunjung tidak bosan. “Setiap semester kami hadirkan pengalaman baru, jadi orang selalu punya alasan untuk kembali,” ungkapnya.
Menjelang opening Old Town City, RUA sempat membuka promo presale pada 20-22 Juni dengan tiket masuk Rp50 ribu, kuota terbatas hanya 50 tiket. Normalnya Rp70 ribu. Animo masyarakat diakui luar biasa tinggi, terutama dari kota-kota sekitar Samarinda seperti Bontang, hingga Paser.
“Sekarang Rumah Ulin Arya sudah mulai dikenal luas, bukan hanya di Samarinda, tapi juga daerah tetangga. Banyak yang belum bisa liburan ke luar Kalimantan, jadi kami siapkan pengalaman seunik mungkin di sini,” tutup Sheila. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo