KALTIMPOST.ID-Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemisahan pemilu nasional dan daerah ditanggapi beragam di kalangan anggota dewan.
Seperti Wakil Ketua DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis menyebut, meski keputusan MK tersebut berdampak besar secara nasional, pihaknya di daerah memilih untuk menunggu arahan resmi sambil tetap fokus menjalankan tugas legislatif yang diamanahkan masyarakat.
“Kita tunggu saja seperti apa. Kan keputusan harus mengubah undang-undang, lalu nanti ada petunjuk pelaksanaan dan teknisnya seperti apa,” ujar Ananda.
Dirinya juga menolak melihat keputusan tersebut dari sudut untung atau rugi pribadi.
“Masalah untung enggak untung, itu tugas berat. Amanah dari masyarakat itu beban kalau tidak dijalankan dengan baik,” kata sekretaris PDI Perjuangan Kaltim itu. (rdh/rd)
Editor : Romdani.