Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ini Wujud Progres RS Balikpapan Barat, Klaim Kendala Lingkungan hingga Air Pasang

Dina Angelina • Senin, 7 Juli 2025 | 20:15 WIB
PROYEK BESAR: Pantauan pekerjaan RS Balikpapan Barat di lapangan pada Senin (7/7).
PROYEK BESAR: Pantauan pekerjaan RS Balikpapan Barat di lapangan pada Senin (7/7).

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Rumah Sakit Balikpapan Barat menjadi salah satu proyek penyumbang (Silpa) APBD Balikpapan 2024. Mengingat pembangunan terbesar yang masuk dalam anggaran bidang kesehatan.

Sebagai informasi, serapan anggaran pada bidang kesehatan sebesar 73,7 persen. Sehingga menyisakan Rp 181 miliar yang masuk Silpa APBD 2024.

Ada pun alokasi anggaran untuk RS Balikpapan Barat sebesar Rp 106 miliar. Sayangnya sejak awal, proyek ini sempat tertunda.

Itu karena menunggu proses sengketa lahan selesai. Sementara tahap awal pembangunan baru dapat berjalan pada akhir tahun.

Akibat tidak bisa rampung pada 2024 sesuai deadline. Pemkot Balikpapan memberikan perpanjangan waktu sebagai ganti waktu yang terbuang pada awal proyek.

Kontraktor PT Ardi Tekindo Perkasa mendapat tambahan waktu selama 180 hari kerja tanpa denda. Terhitung mulai 1 Januari 2025.

Terakhir kali sidak anggota DPRD Balikpapan, progres pembangunan sebesar 12 persen pada 14 Januari 2025. Kini pantauan Kaltim Post pada Senin (7/7), terlihat alat berat dan tumpukan material di lokasi proyek tersebut.

Sedangkan progres bangunan lima lantai yang direncanakan belum terwujud. Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali mengatakan, proyek ini bukan gagal. Melainkan terlambat karena beberapa faktor.

Pertama faktor lingkungan dengan masyarakat sekitar karena memang di situ daerah pemukiman padat. “Kedua karena faktor pasang surut air tentu tidak bisa maksimal waktu dipergunakan,” ungkapnya.

Mengatasi masalah ini, Gasali meminta kontraktor paham dalam menyiasati waktu kerja. “Ini memang teknis dari kontraktor harus betul-betul memahami situasi lapangan,” tuturnya.

Dia menegaskan, proyek pembangunan tetap berjalan. Pihaknya memberikan waktu bagi kontraktor merampungkan pekerjaan.

“Insya Allah tetap lanjut karena seharusnya tahun ini selesai,” ucapnya. Gasali mengakui, pembangunan rumah sakit ini yang sempat membuat Silpa dalam APBD 2024. (*) 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#APBD Balikpapan #Silpa #rumah sakit balikpapan barat #serapan anggaran