KALTIMPOST.ID, Kalangan pengusaha dan masyarakat Balikpapan baru-baru ini dikejutkan dengan kepergian sosok penting yang telah banyak berkontribusi untuk daerahnya, Yaser Arafat Syahril.
Namanya begitu dikenal sebagai Ketua Kadin Balikpapan dan figur muda penuh semangat, namun kisah hidup dan perjuangannya ternyata menyimpan banyak inspirasi yang layak dibaca dan diambil pelajaran.
Banyak orang mungkin melihat Yaser hanya dari permukaan, ia pemimpin, pengusaha sukses, sekaligus sosok yang mudah didekati.
Namun, di balik kesederhanaannya, tersimpan perjalanan hidup yang tidak mudah dan sarat nilai, mulai dari masa pendidikan, merintis usaha sendiri di luar zona nyaman, hingga menjadi pengayom bagi ribuan pengusaha lokal.
Yaser juga dikenal sebagai pribadi ramah nan humble. Ia tumbuh bukan hanya dengan warisan bisnis keluarga, tapi juga membangun sendiri jejaknya.
Ketekunan dan keikhlasan membantu sesama menjadi ciri kuat dirinya, membuatnya tak hanya dikagumi rekan sejawat, melainkan juga masyarakat Balikpapan secara luas.
Baca Juga: Kenapa Kepala BNN Melarang Tangkap Artis Pengguna Narkoba? Ini Jawaban Tak Terduganya
Profil dan Perjalanan Hidup Yaser Arafat Syahril
Yaser Arafat Syahril lahir di Balikpapan pada 5 Agustus 1984. Ia merupakan putra dari H. Syahril HM Taher, seorang pengusaha konstruksi sekaligus politisi terkemuka, dan Hj. Fitriani, yang pernah menjabat sebagai legislator di Balikpapan.
Yaser dikenal aktif menuntut ilmu, menghabiskan masa remajanya sebagai santri di Darunnajah Islamic Boarding School, Jakarta.
Ia kemudian menerima beasiswa kuliah di Irak dan Suriah. Tak berhenti di situ, Yaser juga menuntut ilmu bisnis hingga ke New Zealand dan akhirnya meraih gelar MBA dari Australia Institute of Studies (AIS).
Ia juga mempunyai gelar Sarjana Hukum Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Karier dan Kiprah di Dunia Bisnis
Setelah meraih pendidikan internasional, Yaser justru tak langsung masuk perusahaan keluarga.
Ia memulai karier dari nol, bekerja di sektor ekspor-impor dan kelistrikan, hingga kemudian membangun bisnis ready mix sendiri untuk proyek stadion dan konstruksi di Balikpapan.
Keberanian dan kemandiriannya membawanya pada jaringan luas di industri lokal dan regional.
Selanjutnya, Yaser masuk ke perusahaan keluarga sebagai komisaris Anugerah Jaya Group serta aktif sebagai direktur di beberapa anak usaha.
Namun, ia tetap memilih fokus membangun bisnisnya sendiri, terutama bermitra dengan sektor swasta.
Baca Juga: Demi Lawan Krisis Literasi, Gubernur Sulbar Wajibkan Siswa Baca 20 Buku untuk Bisa Lulus
Kepemimpinan di Kadin dan Kontribusi Sosial
Dilansir dari Bisnis.com, Yaser Arafat Syahril terpilih menjadi Ketua Kadin Balikpapan dan kembali dipercaya memimpin untuk periode kedua (2021-2026) secara aklamasi.
Kepemimpinannya diakui banyak pihak, karena ia giat memperjuangkan digitalisasi dunia usaha dan menyiapkan SDM Balikpapan menghadapi tantangan dan peluang Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim.
Di masa pandemi, Yaser pun terbukti vokal membela kepentingan pengusaha lokal dan mendorong inovasi.
Tidak hanya di bisnis, Yaser aktif di berbagai organisasi sosial dan olahraga termasuk KNPI, Pemuda Pancasila, dan KONI serta beberapa tahun menjadi manajer di tim sepak bola Persiba Balikpapan.
Kepergian Yaser Arafat Syahril pada 16 Juli 2025 di usia 40 tahun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, komunitas bisnis, hingga masyarakat Balikpapan. ***
Editor : Dwi Puspitarini