Meski terdapat perbedaan usia tujuh tahun antara keduanya — Putri berusia 32 tahun dan Maula 25 tahun — hal itu tak menjadi penghalang dalam membangun komitmen menuju jenjang pernikahan. Prosesi ijab kabul berlangsung lancar dan khidmat, dengan Maula melafalkan akad dalam satu tarikan napas.
“Saya terima nikahnya Luthfianisa Putri Karlina binti Karyoto dengan maskawin tersebut tunai,” ucap Maula saat ijab kabul.
Awal Pertemuan Difasilitasi Sang Ayah
Kisah asmara keduanya berawal saat Dedi Mulyadi memperkenalkan Putri dan Maula dalam masa kampanye Pilkada Garut tahun 2024. Hal itu diungkap langsung oleh Putri Karlina saat diwawancarai di rumah dinasnya.
“Kami dikenalkan oleh Pak Dedi saat saya aktif turun kampanye. Dari situ mulai dekat,” ungkapnya.
Pertemuan demi pertemuan membawa hubungan mereka semakin serius, hingga keluarga kedua belah pihak ikut terlibat dalam proses penjajakan.
Lamaran Berkesan di Stadion
Sebelum resmi menikah, Maula sempat melamar Putri dalam momen tak biasa — di tengah pertandingan Persib Bandung vs Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Mei lalu. Momen tersebut sempat viral di media sosial karena keunikannya.
Mahar Pernikahan Sarat Simbol dan Budaya
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam pernikahan ini adalah mahar yang diberikan Maula, terdiri dari unsur simbolik dan kearifan lokal. Mahar tersebut meliputi:
- 90 gram logam mulia
- 9 ekor sapi
- 9 ekor domba Garut
- 9 ekor ayam Pelung Cianjur
- 9 tambunan bibit ikan gurame
- 99 jenis bibit buah dan kayu lokal
- 9 varietas bibit padi lokal
Simbol angka 9 dan 99 dinilai membawa makna spiritual dan filosofi kesuburan, ketahanan pangan, serta keberkahan dalam pernikahan mereka.
Pasangan muda ini juga dikenal kerap berbagi momen kebersamaan mereka di media sosial, yang menarik perhatian publik karena kedekatan dan keharmonisan yang ditampilkan.
Editor : Uways Alqadrie