Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Serma Tengku Dian Anugerah Bunuh Istri di Deli Serdang dengan 8 Tusukan, Diamankan di Bandara Kualanamu

Uways Alqadrie • Rabu, 23 Juli 2025 | 20:17 WIB

Astri Gustina Ayu Yolanda (kiri), istri dari oknum anggota TNI Serma Tengku Dian Anugerah (kanan). (FOTO: IST)
Astri Gustina Ayu Yolanda (kiri), istri dari oknum anggota TNI Serma Tengku Dian Anugerah (kanan). (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, DELI SERDANG – Oknum TNI Angkatan Darat berpangkat sersan mayor, Tengku Dian Anugerah diduga membunuh istrinya, Astri Gustina Ayu Yolanda (35), di rumah mereka.

Pelaku ditangkap Polisi Militer di Bandara Kualanamu, Rabu (23/7/2025), beberapa jam setelah diduga membunuh istrinya, Astri Gustina Ayu Yolanda (35), di kediaman orang tuanya di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.

Peristiwa berdarah ini terkuak ke publik saat jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham, dalam rangka untuk melakukan autopsi luar. Itu dilakukan keluarga korban untuk memastikan luka yang dialami ibu persit tersebut.

Di rumah sakit milik Pemerintah Kota Binjai itu, autopsi yang dilakukan keluarga korban diduga mendapat intervensi dari prajurit TNI. Terlebih lagi, prajurit TNI berpakaian preman, berbaju dinas provos hingga dari polisi militer juga terlihat di RSUD Djoelham.

Usai diotopsi luar, jenazah korban dibawa ke rumah duka, di Jalan Danau Laut Tawar, Lingkungan IV, Kelurahan Sumberkarya, Binjai Timur, untuk disemayamkan sebelum dikebumikan. 

Terpisah, abang ipar korban, Fadhil (43) menambahkan, peristiwa berdarah itu berawal dari cekcok mulut antara keduanya di halaman teras rumah mertua korban.

Saat itu, korban mau antar anak-anak sekolah. Ribut mulut antara keduanya terjadi hingga nyawa ibu persit itu melayang.

Korban ditusuk dengan sangkur yang dikuasai oleh sang suami. Pasca kejadian, suami langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

"Korban membunuh kakak ipar saya ini menggunakan sangkur dan mengalami luka sayat di bagian tangan, dua luka bacok di bagian kepala, hulu hati satu tusukan, perut dua tusukan dan pinggang dua tusukan. Ini infonya pelaku sudah ditangkap di Bandara Kualanamu," beber Fadhil.

Namun begitu, luka yang dialami korban diduga lebih dari 8 tusukan dan bahkan mencapai belasan. Karenanya, Fadhil mewakili keluarga korban meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya dan setimpal dengan perbuatannya yang telah merenggut nyawa manusia.

"Kami berharap agar pelaku dihukum dengan seberat-beratnya. Adik kami telah meregang nyawa, kami berharap dia (pelaku) dihukum begitu," jelasnya di rumah duka, Jalan Danau Laut Tawar, Lingkungan IV, Kelurahan Sumberkarya, Binjai Timur.

Saat di RSUD Djoelham, Fadhil menolak diwawancarai seraya mengajak ke rumah duka. Artinya, dia meminta kepada wartawan untuk wawancara di rumah duka saja.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan sekitar pukul 10.45 WIB di parkiran A Bandara Kualanamu, tepat di depan gerai KFC. Pelaku kemudian dibawa ke markas Pomdam untuk pemeriksaan intensif.

Kasus ini kini ditangani penuh oleh institusi militer. Pihak Kepolisian sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara sebelum menyerahkannya ke Polisi Militer Kodam I/BB. 

Sementara itu, rumah korban telah dipasangi garis polisi dan dijaga sejumlah personel TNI berseragam PM.

Editor : Uways Alqadrie
#Serma Tengku Dian Anugerah #kodam bukit barisan #Astri Gustina Ayu Yolanda #TNI bunuh istri