Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Keren Banget! Robot di China Latihan Bareng Manusia Jelang Turnamen Sepak Bola Robot Humanoid Dunia

Thomas Dwi Priyandoko • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 09:12 WIB
Robot di China latihan sepak bola bersama manusia.
Robot di China latihan sepak bola bersama manusia.

KALTIMPOST.ID, BEIJING — China terus berusaha menjadi terdepan dalam teknologi robotika humanoid.

Di sebuah lapangan sepak bola di Beijing, robot humanoid bernama T1 tampak menendang bola dan mengatur posisi.

Namun, T1 bukan pemain biasa. Ia adalah robot peraih medali emas yang tengah mempersiapkan diri untuk ajang perdana World Humanoid Robot Games yang akan digelar mulai 15 Agustus mendatang.

Turnamen ini akan mempertemukan tim dari lebih 20 negara, dengan cabang yang mencakup atletik, seni tari, bela diri, hingga aplikasi praktis seperti penanganan industri dan layanan medis.

T1 dan dua rekannya berasal dari tim Hephaestus milik Universitas Tsinghua.

Mereka mengharumkan nama China pada bulan lalu dengan meraih emas dalam kategori "Humanoid, ukuran dewasa" di ajang RoboCup Humanoid League ke-28 di Brasil.

“Pemerintah China sangat serius dalam mendorong pengembangan robot humanoid,” ujar Zhao Mingguo, Kepala Ilmuwan Booster Robotics, produsen robot T1.

“Salah satu cara untuk mendorong kemajuan teknologi adalah dengan menggelar kompetisi seperti ini.”

Meski dianggap sekadar atraksi oleh sebagian kalangan, para ahli dan peserta menyebut ajang ini sebagai pemicu penting untuk membawa robot humanoid ke tahap penggunaan nyata di dunia industri dan rumah tangga.

Meski kemampuan tim Hephaestus masih jauh di bawah tim sepak bola junior manusia, Booster Robotics memandang sepak bola sebagai medan uji penting untuk kemampuan persepsi, pengambilan keputusan, dan pengendalian, yang bisa diterapkan di lingkungan kerja maupun rumah.

“Bermain sepak bola menjadi sarana pelatihan untuk mengasah kemampuan kami,” tambah Zhao.

Seperti di dunia nyata, berpindah dari lapangan latihan ke kompetisi resmi bukan hal mudah.

Tim Hephaestus terus menyempurnakan perangkat lunak yang mereka kembangkan di Brasil untuk meningkatkan kemampuan penempatan posisi pemain.

Namun, menurut Chen Penghui dari tim Hephaestus, performa robot masih sangat dipengaruhi kondisi lingkungan seperti tekstur permukaan, tingkat kekerasan tanah, dan kemiringan lapangan.

Toh, ini bukan kali pertama sebuah tim sepak bola mengeluhkan kondisi lapangan ketika berlaga di tempat baru.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#teknologi #china #robot humanoid #sepak bola