Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jetstar Tutup Setelah 20 Tahun Beroperasi, PHK 500 Karyawan Asia Tenggara Termasuk Indonesia

Uways Alqadrie • Senin, 4 Agustus 2025 | 11:17 WIB

Pesawat Jetstar Asia resmi menghentikan operasinya di Asia Tenggara setelah 20 tahun beroperasi, dan melakukan PHK terhadap 500 karyawan.(FOTO: IST)
Pesawat Jetstar Asia resmi menghentikan operasinya di Asia Tenggara setelah 20 tahun beroperasi, dan melakukan PHK terhadap 500 karyawan.(FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Maskapai penerbangan berbiaya rendah Jetstar Asia resmi menghentikan seluruh layanan operasionalnya di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. 

Keputusan ini berlaku mulai tanggal 31 Juli 2025 dan berdampak langsung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 500 karyawan.

Jetstar Asia merupakan bagian dari grup maskapai Jetstar yang berbasis di Singapura dan pertama kali diluncurkan pada Desember 2004. Maskapai ini didirikan sebagai hasil kerja sama antara Qantas Airways (Australia) dengan mitra lokal di Singapura.

Baca Juga: Penjelasan Resmi Lion Air Soal Penumpang Berteriak Bom di Dalam Pesawat Rute Jakarta-Medan

Tujuannya untuk memperluas jangkauan penerbangan bertarif rendah di kawasan Asia. Selama dua dekade, Jetstar Asia melayani berbagai rute populer, seperti Singapura–Jakarta, Singapura–Bangkok, dan Singapura–Manila, serta menjadi salah satu maskapai LCC yang cukup diminati di Asia Tenggara.

Penerbangan Terakhir Dilepas Penuh Haru

Penerbangan terakhir Jetstar Asia dengan nomor 3K685 lepas landas dari Bandara Internasional Changi, Singapura, menuju Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (31/7/2025). 

Sejumlah kru dan staf bandara memberikan penghormatan terakhir dengan berdiri di landasan pacu, pergantian tangan, dan mengantar keberangkatan armada terakhir.

"Saya tidak menyangka hari ini adalah hari terakhir saya di Jetstar. Saya ingin menutup semuanya dengan kenangan indah," ungkap Jocelyn Chow (61), pramugari senior yang telah bergabung sejak 2011.

Baca Juga: Resep Gado-Gado Ulek, Resep Sayur Tradisional yang Disukai Anak-anak

Flora Foo, koleganya yang telah 14 tahun menjadi awak kabin, mengenang eratnya hubungan pribadi antara awak pesawat dan para penumpang. “Bukan hanya soal perjalanan, tapi bagaimana kami mengabdi dan membangun kepercayaan,” ujarnya.

Restrukturisasi dan Nasib 500 Karyawan

Jetstar Asia menutup operasinya sebagai bagian dari restrukturisasi grup Qantas, perusahaan induk yang juga mengelola Jetstar Airways (berbasis di Australia dan Selandia Baru) serta Jetstar Japan. Dua unit tersebut dipastikan tetap beroperasi.

CEO Jetstar Asia, John Simeone, menyatakan bahwa lebih dari separuh dari 900 lamaran internal yang ditugaskan staf terdampak telah menerima tanggapan positif, baik berupa undangan wawancara maupun tawaran kerja di sektor penerbangan dan pariwisata.

Baca Juga: Sang Penjaga Rimba Terakhir, Cerita Pendek Karya Mastuki

"Sebagian telah diterima bekerja di lounge Bandara Changi. Kami optimistis semua staf akan menemukan peluang baru yang layak," jelasnya.

Akhir dari Sebuah Era

Selama 20 tahun beroperasi, Jetstar Asia dikenal sebagai salah satu pelopor maskapai penerbangan bertarif rendah di Asia Tenggara. Dengan model penerbangan point-to-point dan jadwal yang efisien, Jetstar berhasil menjangkau pasar menengah dan wisatawan yang mengutamakan harga terjangkau.

Baca Juga: Daftar Lengkap Pengurus DPP PDIP 2025–2030, Sekjen Baru Diumumkan Megawati Saat Pelantikan Pengurus DPP

Meskipun keputusan penutupan ini dinilai berat, banyak pihak memandangnya sebagai bagian dari dinamika industri penerbangan yang terus berubah. “Kami tidak hanya kehilangan pekerjaan, tapi juga keluarga,” kata seorang staf darat yang enggan disebutkan namanya.

Dengan berakhirnya operasional Jetstar Asia, maka berakhir pula salah satu bab penting dalam sejarah transportasi udara regional. Namun bagi para karyawan dan penumpang setianya, kenangan akan tetap tinggal, mengudara dalam ingatan.

Editor : Uways Alqadrie
#Penerbangan terakhir Jetstar #qantas airlines #Jetstar Asia #maskapai penerbangan