Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Roblox Berbahaya bagi Anak? Begini Reaksi dari Sang CEO

Nur Ismi Fadillah • Rabu, 6 Agustus 2025 | 15:41 WIB

 

 

 

Ilustrasi game Roblox.
Ilustrasi game Roblox.

KALTIMPOST.ID-Game Roblox yang populer di kalangan anak-anak kini tengah jadi sorotan.

Pasalnya, game online ini diduga berbahaya bagi anak-anak karena menjadi ruang tidak aman dengan adanya perundungan serta kemungkinan munculnya predator seks yang ikut bermain game tersebut. Selain itu, beberapa konten yang muncul mengandung kekerasan dan bermuatan pornografi.

Dikutip dari jawapos.com Mendikdasmen Abdul Mu’ti melarang anak-anak bermain Roblox karena mengandung unsur berbahaya bagi anak-anak yang secara psikologis masih mengalami perkembangan.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu jiga mengajak orang tua untuk turut andil dalam memandu anak-anak dalam mengakses informasi di internet termasuk bermain game.

Mengamini pernyataan Abdul Mu’ti, CEO sekaligus Co-Founder Roblox, Dave Baszucki mengatakan bahwa jika orang tua khawatir sebaiknya menjauhkan anak-anaknya dari Roblox jika khawatir akan membahayakan.

“Pesan paling pertama yang akan saya sampaikan adalah, jika Anda merasa tak nyaman, maka jauhi anak Anda dari Roblox.” Jawab Dave saat ditanya oleh wartawan BBC. Ia juga percaya bahwa orang tua akan membuat keputusan yang tepat bagi anak-anak mereka.

Dave Baszucki
Dave Baszucki

Dave menegaskan bahwa perusahaan game raksasa yang ia dirikan tersebut turut waspada dalam melindungi penggunanya dan menunjukkan bahwa puluhan juta orang memiliki pengalaman luar biasa melalui Roblox.

Ia juga yakin dengan fitur keamanan Roblox dan menegaskan bahwa perusahaannya berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan penggunanya.

 

 “Kami mengawasi perundungan, kami mengawasi pelecehan, kami memfilter semua hal semacam itu. Boleh dibilang, di balik layar, analisisnya terus berlanjut hingga jika diperlukan perlu melibatkan penegak hukum.” ucap David dikutip dari BBC.

Lebih lanjut, Dave mengatakan pemain yang melakukan pelanggaran akan di-banned sementara waktu.

Roblox mengklaim akan menganalisis semua percakapan yang terjadi antar anggota di menggunakan sistem AI dan akan dicatat serta ditandai untuk penyelidikan lebih lanjut.

 Baca Juga: Sebut Ngegym Bikin Otak Kosong, Ini Profil Timothy Ronald! Dari Jualan Pomade hingga Miliarder Kripto

Pada November 2024, Roblox telah melarang anak-anak di bawah usia 13 tahun untuk mengirim pesan langsung, dan melarang menggunakan fitur chat antar pemain.

 Perlu diketahui, Roblox yang berbasis di Amerika Serikat adalah salah satu platform game terbesar di dunia dengan jumlah pengguna bulanan lebih banyak dibandingkan dengan gabungan Nintendo Switch dan Sony Play Station.

Pada tahun 2024, rata-rata pemainnya mencapai lebih dari 80 juta per hari atau sekitar 40% yang di antaranya berusia di bawah 13 tahun.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#game #Roblox #pendidikan #berbahaya