Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tangisan Ibu Prada Lucky: Anak Saya Mati Sia-sia! Sudah 20 Orang Dipaksa

Uways Alqadrie • Jumat, 8 Agustus 2025 | 17:08 WIB

Ibu Prada Lucky Cepril Saputra Namo, Sepriana Paulina Mirpey, menangis di rumah duka di Kupang. (FOTO: IST)
Ibu Prada Lucky Cepril Saputra Namo, Sepriana Paulina Mirpey, menangis di rumah duka di Kupang. (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, KUPANG – Sepriana Paulina Mirpey, ibu kandung Prada Lucky Cepril Saputra Namo (23), menyatakan kesedihan yang mendalam atas meninggalnya anaknya.

Diduga akibat penandatanganan senior sesama anggota TNI Angkatan Darat. Kematiannya sangat sia-sia dan meminta agar kasus ini diselesaikan secara tuntas.

“Saya terima jika anak saya gugur di medan perang demi negara, tapi ini mati sia-sia di tangan seniornya sendiri,” ungkap Sepriana di rumah duka, Jumat (8/8).

Baca Juga: Empat Senior Penganiaya Prada Lucky Sudah Ditahan, Serma Christian Namo Minta Pelaku Dihukum Berat

Dia menuntut pelaku kejahatan dihukum seberat-beratnya, bahkan jika perlu hukuman mati. "Kalau pelaku tidak memproses, lebih baik bunuh saya saja. Saya sangat sakit hati melihat anak saya diperlakukan seperti itu," ujarnya sambil meneteskan air mata.

Sepriana juga menceritakan kisah thriller yang telah mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI hingga delapan kali. Ia pun menyesal mengizinkannya bergabung dengan TNI jika akhirnya berakhir tragis.

Prada Lucky bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan 834 Waka Nga Mere (Yon TP 834/WM) di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Ia meninggal dunia pada Rabu (6/8) setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di RSUD Aeramo, Nagekeo.

“(Informasi) Ada 20 orang semua, bukan empat orang saja,” kata Sepriana kepada CNNIndonesia.com Jumat (8/8) di rumah duka tanpa menyebut sumber informasi tersebut.

Penyebab kematian diduga kuat akibat pembongkaran yang dilakukan seniornya di asrama batalyon. Saat ini, Sub Detasemen Polisi Militer IX/1 Kupang tengah melakukan penyelidikan. Sebanyak 20 personel diperiksa terkait dugaan tersebut.

Baca Juga: Prada Lucky Namo Tewas Diduga Dianiaya Senior di Barak TNI Nagekeo, NTT: Ada Luka Lebam dan Sayatan di Tubuh

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Candra mengatakan, proses hukum tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Namun jika buktinya cukup, pelaku akan dikenakan sanksi sesuai hukum militer yang berlaku.

 

Editor : Uways Alqadrie
#Korem 161 Wirasakti Kupang #Kodam IX/Udayana #Prada Lucky Cepril Saputra Namo