Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

ART di Purwakarta Bunuh Majikan: Sempat Naksir Korban dan Sebar Fitnah Selingkuh

Uways Alqadrie • Kamis, 14 Agustus 2025 | 21:13 WIB

Dea Permata Karisma bersama dengan suami
Dea Permata Karisma bersama dengan suami
KALTIMPOST.ID, PURWAKARTA – Misteri di balik kematian tragis Dea Permata Karisma (27) akhirnya terkuak. Ibu rumah tangga asal Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, itu ternyata dibunuh oleh asisten rumah tangganya sendiri, Ade Mulyana.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi pada Selasa (12/8) siang. Pelaku yang sehari-hari bekerja membantu Dea di rumah, menusuk majikannya berkali-kali hingga tewas. 

Ironisnya, sebelum pembunuhan, Ade sempat merancang skenario seolah-olah Dea menjadi korban teror orang lain.

Dari keterangan polisi dan keluarga, teror itu telah berlangsung sekitar tiga bulan. Dea sempat menerima pesan ancaman dan tuduhan perselingkuhan dengan seorang pria bernama Fadel, mantan rekan kerja yang pernah ia bantu mendapatkan pekerjaan.

Belakangan, terbukti teror itu ulah Ade sendiri. Bahkan, pelaku membuat foto editan tak senonoh yang diklaim berasal dari ponsel Fadel. Tujuannya, menimbulkan kecurigaan sang suami, Fery Riyana, kepada korban.

Fery mengaku sempat termakan isu yang diembuskan pembantunya. Namun, sejumlah kejanggalan membuatnya curiga. 

“Pelaku pernah bilang melihat istri saya sering chat dengan Fadel. Tapi setelah saya cek, semua bohong,” ujar Fery.

Fakta lain yang mengejutkan, Ade rupanya menyimpan rasa suka kepada korban. Hal itu diakui pelaku saat pemeriksaan di Polres Purwakarta. 

“Baru tahu dari polisi kalau dia naksir Dea. Tidak ada tanda-tanda sebelumnya,” kata Fery.

Tidak hanya kepada Fery, Ade juga sempat memfitnah korban kepada keluarga bahwa sang suami memiliki wanita simpanan. “Dia adu domba kami berdua. Untungnya kami saling percaya,” tambah Fery.

Polisi kini menahan Ade Mulyana dan menjeratnya dengan pasal pembunuhan berencana. 

Kasus ini masih dalam penyidikan lebih lanjut, termasuk mengungkap alasan pasti pelaku menghabisi nyawa majikannya yang justru ia sukai.

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Peringatkan Lucky Hakim Soal Risiko Program Ular Sahabat Tani

Kronologi Suami Mulai Curiga

1. Tiga bulan sebelum pembunuhan – Dea menerima pesan teror bernada ancaman dan fitnah perselingkuhan.

2. 7 Juli 2025 – Ade bercerita kepada Fery bahwa ia sering melihat Dea berkomunikasi dengan Fadel, sambil meminta agar sumber informasi dirahasiakan.

3. Foto editan – Pelaku mengirim foto tak senonoh hasil rekayasa dan menulis narasi ancaman akan menyebarkannya.

4. Adu domba – Pelaku menyebar isu kepada keluarga bahwa Fery punya wanita lain.

5. Gelagat aneh – Sikap pelaku saat kejadian semakin mencurigakan, termasuk pura-pura paling panik di lokasi kejadian.

6. Pengakuan – Setelah diinterogasi, Ade mengakui sebagai peneror sekaligus pembunuh, serta menyatakan pernah menyukai korban.

Profil Korban

Dea Permata Karisma dikenal sebagai sosok yang ramah dan aktif berwirausaha kecil-kecilan. Sebagian besar waktunya dihabiskan di rumah, sesekali dibantu Ade untuk berjualan di acara tertentu.

Siapa sangka, orang yang membantu kegiatan sehari-harinya justru menjadi ancaman terbesar dalam hidupnya.

Editor : Uways Alqadrie
#kabupaten purwakarta #polres purwakarta #Dea Permata Karisma #Ade Mulyana