Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kaltim Kejar Swasembada Pangan, 1.890 Hektare Lahan Disiapkan untuk Cetak Sawah

Bayu Rolles • Senin, 18 Agustus 2025 | 05:28 WIB

Kepala Dinas Pangan, Tanaman, dan Holtikultura Kaltim, Siti Farisyah Yana. (Bayu/KP)
Kepala Dinas Pangan, Tanaman, dan Holtikultura Kaltim, Siti Farisyah Yana. (Bayu/KP)
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Swasembada pangan masih sebatas cita-cita untuk Kaltim. Sejak lama, Kaltim belum bisa melepas belenggu akan ketergantungan dari daerah lain. 

Menurut Kepala Dinas Pangan, Tanaman, dan Hortikultura (DPTH) Kaltim, Siti Farisyah Yana, ada sejumlah tantangan yang perlu dilewati agar Bumi Etam bisa benar-benar swasembada.

"Dari ekosistem, perencanaan yang holistis, serta kolaborasi berbagai pihak," katanya, Minggu, 17 Agustus 2025. Kaltim jelas berbeda dengan Pulau Jawa. Di sana, sambung dia, punya ekosistem yang jelas. 

Pertanian juga jadi salah satu mata pencaharian utama masyarakatnya. Di Kaltim, pilihan pekerjaan terbilang jauh lebih beragam. 

Belum lagi, lahan di Kaltim berebut konsistensi dengan pemanfaatan di sektor lainnya. Baik perkebunan, tambang, sampai perumahan. "Karena itu, perlu perencanaan yang cermat," sambungnya.

Gubernur Rudy Mas'ud atau wakilnya, Seno Aji juga mematok target instansi yang dipimpinnya bisa melaksanakan program yang mampu mendongkrak produksi hasil pertanian di Kaltim. Tentunya, aku Yana, program itu harus berhimpitan dengan sektor lainnya. Seperti, pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur.

Menginvetarisasi lahan-lahan tidur yang tak tumpang tindih pemanfaatannya juga sudah dikebut. "Sudah ada lahan yang disiapkan untuk pertanian. Tapi, spot-spot gitu lokasinya karena berhimpitan dengan pemanfaatan lain," tuturnya. 

Dari inventarisasi itu, ada 1.890 hektare lahan yang disiapkan jadi cetak sawah tahun ini. DPTH pun, aku dia, sudah menyusun Survei Inventarisasi Desain (SID) yang akan diusulkan ke pusat.

Kolaborasi bersama partikelir jadi terobosan, sehingga angka itu bisa bertambah. Dan Yana menekankan, bicara swasembada bukan sekadar sawah penghasil beras. Ada pula sumber pangan lain seperti singkong atau jagung. 

Editor : Uways Alqadrie
#Swasembada pangan 2025 #pemprov kaltim #cetak sawah #cetak sawah 1 juta hektar