Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Piala Dunia 2026

Tak Hanya Cetak Sawah, Kaltim Jajaki Pertanian di Lahan Bekas Tambang

Bayu Rolles • Senin, 18 Agustus 2025 | 21:15 WIB

TERLALU DEKAT: Tampak dari udara lokasi tambang batubara PT Indomining yang berada tak jauh dari jalan utama warga di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara.
TERLALU DEKAT: Tampak dari udara lokasi tambang batubara PT Indomining yang berada tak jauh dari jalan utama warga di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara.

KALTIMPOST.ID, Swasembada pangan jadi salah satu target Kaltim di bawah kepemimpinan Rudy Mas'ud dan Seno Aji. Mencetak sawah baru dikebut untuk memastikan produksi pangan bertambah.

Lahan seluas 1.890 hektare disiapkan jadi sawah-sawah baru. Di sisi lain, muncul opsi memanfaatkan lahan bekas tambang jadi areal pertanian. Kepala Dinas Pangan, Tanaman, dan Hortikultura (DPTH) Kaltim, Siti Farisyah Yana, membenarkan adanya peluang menyulih rupa area bekas pengerukan batubara tersebut.

"Peluangnya ada. Tapi tidak semua lahan bekas tambang bisa langsung ditanami," katanya. Semua butuh waktu. Tanah yang sudah dikeruk kemudian ditimbun lagi dari reklamasi perusahaan tambang perlu diuji lebih dulu.

Baca Juga: Kaltim Kejar Swasembada Pangan, 1.890 Hektare Lahan Disiapkan untuk Cetak Sawah

"Perlu diuji dulu, kesuburan dan mikroorganismenya sudah sudah ada atau tidak. Kalau tidak, jelas tak bisa," lanjutnya menuturkan.

Sementara itu, belum semua lahan yang masuk konsesi pertambangan dan sudah direklamasi kembali ke negara. Kadang masih jadi kepemilikan pemegang izin selama belum habis masa berlakunya.

Pemprov lewat DPTH, mendorong perusahaan memanfaatkan lahan pascatambangnya menjadi pertanian. "Tapi tak semua juga bisa. Kadang ada perusahaan yang sudah menyusun rencana pascatambangnya jadi perkebunan," katanya singkat. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#pemprov kaltim #bekas tambang batu bara #swasembada pangan