Namun, bukan hanya itu. Ada sederet bansos lain yang juga cair bulan ini, baik dari pusat maupun daerah.
Setidaknya tujuh jenis bansos masuk jadwal pencairan Agustus. Rinciannya sebagai berikut:
1. PKH Tahap III
PKH masih menjadi prioritas. Sasaran utamanya keluarga miskin yang sudah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Nominal bantuan berbeda, bergantung kategori.
Misalnya untuk ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas, hingga lansia. Penyaluran dilakukan lewat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bisa dicairkan di bank penyalur.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Program ini berjalan beriringan dengan PKH. Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat Rp200 ribu per bulan. Saldo bantuan dipakai membeli sembako di e-warong atau agen resmi.
Skema ini diharapkan menjaga ketahanan pangan keluarga miskin sekaligus mendukung distribusi bahan pokok dengan harga stabil.
3. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
Pemerintah juga menanggung penuh iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan.
Dengan begitu, peserta tidak perlu membayar bulanan saat berobat di faskes maupun rumah sakit. Targetnya tetap jutaan warga yang telah masuk dalam DTKS.
4. Program Indonesia Pintar (PIP)
Bansos pendidikan ini kembali cair untuk siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK. Dana masuk ke rekening pelajar atau ditransfer melalui sekolah yang bekerja sama. Besaran bantuannya bervariasi, disesuaikan jenjang pendidikan. Tujuannya mencegah anak putus sekolah karena alasan ekonomi.
5. Bantuan Subsidi Upah (BSU)
Pemerintah melanjutkan program BSU untuk pekerja bergaji rendah yang masih aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini berupa transfer langsung ke rekening pekerja setelah melalui verifikasi. Harapannya, daya beli buruh tetap terjaga di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
6. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD)
BLT Dana Desa kembali dicairkan Rp300 ribu per KPM. Penyaluran dilakukan langsung oleh pemerintah desa, menggunakan anggaran Dana Desa dari pusat. Program ini jadi bantalan utama bagi warga di pedesaan untuk mencukupi kebutuhan dasar.
7. Bantuan Tambahan Daerah dan BLT LPG 3 Kg
Sejumlah daerah menyalurkan bantuan tunai tambahan atau BSTD. Besarannya bergantung kemampuan fiskal masing-masing pemda.
Sementara itu, pemerintah pusat juga menyiapkan BLT khusus subsidi pembelian gas LPG 3 kg (gas melon). Tujuannya agar harga tetap terjangkau sekaligus menjaga daya beli rumah tangga miskin.
Editor : Uways Alqadrie