Istri korban, PU, masih tak percaya suami yang dikenal ramah dan baik hati bisa menjadi sasaran kejahatan keji.
“Harapannya, kasus ini cepat diusut tuntas. Segera tangkap pelakunya, ketahuan motifnya apa, dan siapa otaknya,” ujarnya usai pemakaman di TPU Situgede, Kota Bogor, Kamis (21/8) dini hari.
PU mengaku keluarga masih diliputi tanda tanya besar. “Kami masih bertanya-tanya, kenapa suami saya yang katanya baik justru diperlakukan tidak baik,” imbuhnya lirih. Ia juga berharap para pelaku mendapat hukuman berat atas perbuatannya.
Jenazah Ilham ditemukan oleh seorang penggembala sapi di kawasan persawahan Kampung Karang Sambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8) pagi sekitar pukul 05.30 Wita. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban terikat lakban pada mata, tangan, dan kaki.
Hingga kini, polisi sudah menangkap empat orang pelaku. Mereka disebut berperan dalam aksi penculikan, bukan sebagai eksekutor pembunuhan.
“Empat pelaku yang diamankan ini murni yang menculik, bukan yang membunuh korban,” ungkap Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy.
Penyidik menduga masih ada sosok lain yang menjadi otak sekaligus pemberi perintah di balik kasus ini. Polisi menegaskan, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap dalang utama serta motif di balik kejahatan yang merenggut nyawa seorang kepala cabang bank tersebut.
Editor : Uways Alqadrie