Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemprov Kaltim Gelontorkan Dana Kompensasi Kesehatan Sebesar Rp 25 Miliar, Ini Rumah Sakit yang Kebagian Porsi Terbesar

Bayu Rolles • Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:00 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Jaya Mualimin. (IST)
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Jaya Mualimin. (IST)

KALTIMPOST.ID, Dana kompensasi kesehatan Rp 25 miliar yang dialokasikan tahun ini, bakal didistribusikan ke lima rumah sakit milik Pemprov. Dari nominal itu, porsi terbesar disalurkan ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) di Balikpapan.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim, dr Jaya Mualimin, mengatakan anggaran ini disediakan untuk dipakai menutup biaya medis yang tak bisa diklaim BPJS Kesehatan atau jaminan lain. "Biar rumah sakit bisa melayani pasien yang tak punya jaminan kesehatan tanpa kendala," katanya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: APBD Perubahan Kaltim 2025 Terancam Seret, Dana TKD Jadi Sorotan

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bisa jadi contoh pelayanan yang tak dikover BPJS atau jaminan kesehatan lainnya. Ketika ada korban KDRT yang perlu perawatan medis darurat, biaya jelas tak bisa diklaim dengan BPJS Kesehatan. Nah, dana kompensasi inilah yang jadi talangan. "Jadi tak ada lagi alasan pasien yang ditolak," lanjutnya.

Anggaran itu didistribusikan sesuai hasil evaluasi kebutuhan rumah sakit daerah dalam setahun terakhir. Kanujoso jadi penerima terbesar karena punya catatan terbanyak kasus yang tak bisa diklaim ke BPJS. Lalu, Rp 7 miliar untuk RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Rp 2 miliar ke RSJD Atma Husada Mahakam. Sisanya dibagi ke RS Mata Kaltim dan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II (RS Korpri). Tahun depan, anggaran serupa bakal kembali dianggarkan sekitar Rp 35 miliar. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#pemprov kaltim #Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo #Jaya Mualimin #Dana Kompensasi