KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Polresta Samarinda menegaskan pelajar tidak perlu ikut serta dalam aksi unjuk rasa yang akan digelar pada Senin (1/9). Imbauan ini sejalan dengan surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim yang ditujukan kepada kepala SMA dan SMK di seluruh daerah.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan, personel bhabinkamtibmas akan diterjunkan ke sekolah-sekolah pada Senin pagi untuk memberikan penjelasan langsung kepada guru dan siswa. “Para pelajar diimbau fokus pada kegiatan belajar-mengajar dan tidak perlu terlibat unjuk rasa,” ujar Hendri, Minggu (31/8) saat memimpin apel gelar pasukan personel keamanan.
Baca Juga: Amankan Demo 1 September di DPRD Kaltim, 980 Personel Polresta Samarinda Disiagakan
Menurut Hendri, penyampaian aspirasi dapat difasilitasi melalui aliansi mahakam. Jika ada masukan dari pelajar, hal itu bisa disampaikan melalui guru. “Nantinya guru akan berkoordinasi dengan aliansi yang menjadi penanggung jawab aksi,” katanya.
Disinggung perihal arahan dari Kapolri, Hendri menjelaskan,tetap mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 16 Tahun 2006 tentang pengendalian massa. Tindakan tegas hanya diambil jika eskalasi massa sudah tidak terkendali. “Kami percaya masyarakat Samarinda bisa menjaga ketertiban,” ucapnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki