“Adies Kadir resmi dinonaktifkan dari Fraksi Golkar di DPR RI. Berlaku mulai 1 September 2025,” terang Sarmuji di Jakarta, Minggu (31/8).
Golkar berdalih keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan situasi politik dan aspirasi masyarakat yang terus menguat pasca gelombang demonstrasi menolak tunjangan DPR.
“Kami tetap menjadikan suara rakyat sebagai pegangan utama partai,” tambahnya.
Sarmuji juga menyampaikan duka cita atas korban yang jatuh dalam aksi unjuk rasa, termasuk Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang tewas setelah dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta.
Kasus itu memicu kemarahan publik. Polisi sendiri sudah memeriksa tujuh anggota Brimob yang disebut berada di dalam kendaraan saat kejadian. Nama-nama mereka pun sudah dipublikasikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.
Golkar menegaskan, pencopotan Adies Kadir bukan hanya soal disiplin kader, tetapi juga langkah partai untuk menunjukkan keberpihakan kepada rakyat di tengah krisis kepercayaan terhadap DPR.
Editor : Uways Alqadrie