Salah satu korban adalah rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang berada di sisi barat Grahadi.
Berdasarkan unggahan di akun Instagram @nyinyir_update_official, rumah tersebut dilempari batu, petasan, dan benda mudah terbakar. Api dengan cepat melahap bangunan hingga habis.
Kepulan asap hitam membumbung tinggi, sementara aparat gabungan TNI-Polri berusaha mengendalikan massa dan melindungi gedung pemerintahan lainnya.
Meski begitu, suasana di kawasan Grahadi sempat mencekam. Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai keselamatan Emil Dardak dan sang istri, aktris Arumi Bachsin.
Selain di Surabaya, gelombang kemarahan juga terjadi di ibu kota. Rumah sejumlah pejabat, seperti Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, hingga Nafa Urbach dilaporkan menjadi sasaran massa.
Berbagai barang berharga, mulai dari televisi, brankas, hingga perabot rumah tangga, raib dibawa para perusuh.
Warga dan aparat masih terus memantau situasi untuk mencegah kerusakan lebih luas.
Fakta-Fakta Pembakaran Gedung Grahadi Surabaya
- Rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang berada di sisi barat Gedung Grahadi, Surabaya, dibakar massa demonstran pada Sabtu (30/8/2025) malam.
- Massa awalnya berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi untuk menuntut pembebasan rekan mereka yang ditangkap Polrestabes Surabaya sejak Jumat (29/8/2025).
- Aksi demonstrasi dipicu oleh insiden tewasnya Affan Kurniawan, driver ojol yang dilindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta.
- Massa melempari rumah dinas dengan batu dan benda keras, menyalakan petasan, serta benda-benda mudah terbakar.
- Sebagian demonstran merangsek masuk dan membakar gedung paling barat Grahadi, termasuk ruang kerja Wakil Gubernur Emil Dardak.
- Api cepat membesar dan melahap sebagian bangunan rumah dinas.
- Massa juga menjarah barang-barang dan fasilitas di Grahadi, termasuk enam unit komputer dari ruang press room.
- Komputer dijarah, dibanting, dan dirusak secara beramai-ramai di depan kerumunan Jalan Gubernur Soeryo.
- Sejumlah sofa, meja, dan kursi di ruang media juga dirusak.
- Kendaraan yang terparkir di sisi barat Gedung Negara Grahadi dirusak massa.
- Pagar sisi barat Grahadi dekat SMA Trimurti dirusak untuk masuk ke dalam gedung.
- Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari arah belakang lewat pos TPA untuk memadamkan api.
- Gedung Negara Grahadi merupakan bangunan cagar budaya dan rumah dinas Gubernur Jawa Timur yang dibangun pada tahun 1795.
- Gedung ini memiliki sejarah panjang, pernah digunakan oleh penguasa Belanda, Residen Surabaya, Gubernur Jepang, dan sebagai tempat bersidang serta resepsi dansa.
- Hingga kini, Gedung Negara Grahadi digunakan sebagai rumah dinas Gubernur Jawa Timur dan tempat singgah para presiden RI saat kunjungan kerja di Surabaya.
Editor : Uways Alqadrie