Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Eks Italia Dibeli Indonesia, Dioperasikan TNI AL

Ari Arief • Kamis, 2 Oktober 2025 | 15:49 WIB
TNI AL akan diperkuat oleh kapal induk Garibaldi yang telah dibeli pemerintah Indonesia dari Italia.
TNI AL akan diperkuat oleh kapal induk Garibaldi yang telah dibeli pemerintah Indonesia dari Italia.

KALTIMPOST.ID, Setelah berbagai spekulasi, kapal induk pertama milik Angkatan Laut (AL) Italia, Giuseppe Garibaldi, yang direncanakan pensiun pada Oktober 2024 setelah empat dekade bertugas, akan kembali beroperasi di bawah bendera Indonesia. Kapal ini kini resmi menjadi aset TNI Angkatan Laut.

Awalnya, terdapat wacana untuk menjadikan Garibaldi sebagai museum di Genoa atau mengalihfungsikannya sebagai platform peluncuran satelit dari laut.

Namun, melalui negosiasi yang intens, Indonesia berhasil mengakuisisi bekas kapal induk andalan Italia tersebut.

Saat ini, kapal tersebut berlabuh di Arsenal Angkatan Laut Taranto dan telah lama menempati peran sekunder menyusul kehadiran kapal induk Cavour dan LHD Trieste.

Garibaldi, yang dibangun oleh galangan kapal Fincantieri di Monfalcone, pertama kali ditugaskan pada 30 September 1985 sebagai kapal induk penjelajah.

Kapal berukuran 180 meter dengan berat benaman 13.370 ton ini berfungsi sebagai kapal induk dari tahun 1987 hingga 2011.

 Baca Juga: Polemik Kematian Siswi Bandung Barat, Pemerintah Tegaskan Bukan MBG, Keluarga Tetap Tolak Autopsi

Kapal ini memiliki catatan partisipasi dalam berbagai operasi internasional, termasuk misi di Somalia, Balkan, Operasi Enduring Freedom yang melibatkan jet AV8B Harrier II di atas Afghanistan, hingga perang di Libya pada tahun 2011.

Garibaldi mampu menampung hingga 18 pesawat dengan hanggar sepanjang 110 meter yang terbagi tiga. Meskipun awalnya dirancang untuk helikopter, kapal ini belakangan mampu mengoperasikan pesawat tempur AV8B Harrier.

Penjualan kapal ini ke Indonesia dikukuhkan dalam pameran Indo Defence 2024 di Jakarta pada pertengahan Juni 2025.

Akuisisi ini menguat setelah perusahaan Republikorp memamerkan model armada yang menampilkan Garibaldi sebagai pengangkut helikopter dan Unmanned Aerial Vehicle (UAV).

Menurut informasi militer, Garibaldi direncanakan akan menjadi pangkalan bagi armada drone TB3 Bayraktar dari Turki.

Pasca-pembelian, Garibaldi akan menjalani modernisasi ekstensif yang akan dilakukan oleh Fincantieri.

Salah satu modifikasi utamanya adalah mengubah konfigurasi komando menjadi "dua pulau" untuk mengoptimalkan operasi penerbangan di atas geladak.

Laporan dari Analisidifesa menyebutkan bahwa pada 29 Agustus 2025, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy secara resmi menyetujui pinjaman luar negeri hingga 450 juta dolar AS untuk pembelian kapal induk ini.

Selain itu, dana tambahan juga dialokasikan untuk pengadaan helikopter angkut (250 juta dolar AS) dan helikopter serbaguna (300 juta dolar AS).

Fincantieri menyatakan bahwa kapal ini masih memiliki sisa masa operasional antara 15 hingga 20 tahun setelah menjalani perbaikan khusus untuk memenuhi kebutuhan TNI AL.

 Baca Juga: Rangkaian Musorprov KONI Kaltim Disusun, Rusdi Tegaskan Takkan Maju Periode Kedua

Dengan akuisisi Garibaldi, Indonesia kini menjadi negara kedua di Asia Tenggara, setelah Thailand (pemilik Chakri Naruebet), yang memiliki kapal induk operasional.

Penjualan ini sejalan dengan strategi Fincantieri yang lebih luas untuk memperluas jangkauan pasar angkatan lautnya di Asia, di mana Indonesia telah menjadi klien terkemuka dengan total kontrak melebihi 1,6 miliar Dolar AS.

Sebelumnya, pada Maret 2024, Fincantieri telah menandatangani kontrak senilai 1,18 miliar Dolar AS untuk dua kapal patroli lepas pantai multiguna kelas Thaon di Revel, yang kini berganti nama menjadi KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Bagi Italia, penjualan ini memungkinkan pemanfaatan aset angkatan laut strategis, sekaligus memperkuat kerja sama dengan negara-negara berkembang di Pasifik.

Sementara itu, Indonesia memperoleh kemampuan angkatan laut canggih untuk mengerahkan pesawat berbasis kapal di tengah konteks regional yang semakin kompetitif. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#italia #kapal induk italia #indonesia #Kapal Induk Giuseppe Garibaldi #tni al