Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menuju Swasembada 2027, Kaltim Dorong CSR Perusahaan untuk Peternakan Lokal

Bayu Rolles • Jumat, 3 Oktober 2025 | 07:43 WIB

INSTRUKSI PRESIDEN: Daerah Irigasi Rawa (DIR) Sebakung, meliputi wilayah Kecamatan Babulu di PPU dan Kecamatan Long Kali di Paser yang masuk dalam peta swasembada pangan.
INSTRUKSI PRESIDEN: Daerah Irigasi Rawa (DIR) Sebakung, meliputi wilayah Kecamatan Babulu di PPU dan Kecamatan Long Kali di Paser yang masuk dalam peta swasembada pangan.

KALTIMPOST.ID, Swasembada pangan tak hanya tentang beras. Melainkan tentang pemenuhan kebutuhan pangan tanpa perlu bergantung suplai dari wilayah lain. Di Kaltim, swasembada ditarget bisa benar-benar hadir pada 2027 mendatang.

Untuk itu, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, meminta agar perusahaan sawit atau pertambangan di Kaltim ikut berkontribusi dengan mendukung peternak lokal. “Kami minta dukungan ke peternak-peternak lokal yang ada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sehingga mereka bisa mandiri,” ucapnya, Kamis, 2 Oktober 2025.

Wujud dukungan itu bisa lewat bina lingkungan. Bisa pula dengan bantuan dana tanggung jawab sosial (CSR). Jika dukungan diberikan serius, bukan tak mungkin para peternak lokal mampu menjadi fondasi pangan Kaltim, terutama dalam pemenuhan protein hewani.

Langkah ini juga punya andil dalam strategi Kaltim menuju swasembada pangan 2027 mendatang. Kaltim, kata Seno, harus sesegera mungkin menyulih rupa basis ekonominya. Dari barubara dan migas ke ekonomi yang lebih berkelanjutan, seperti pertanian, peternakan, hingga perikanan.

Sektor ini punya banyak manfaat. Selain bisa menjadi poros ekonomi. Dapat pula membantu Kaltim lepas dari ketergantungan daerah lain untuk memenuhi stok pangan. “Dengan begitu, awal 2027, swasembada bisa benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya mengakhiri. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#kaltim #swasembada