BALIKPAPAN - Sesuai rencana yang disusun Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB). Proses perbaikan revitalisasi pipa di kawasan Jalan Agung Tunggal mulai berjalan dalam bulan ini.
Direktur Operasional PTMB Ali Rachman mengatakan, perbaikan pipa berlangsung selama Oktober - November. Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang muncul.
“Selama proses rehabilitasi pipa membuat penurunan pelayanan sekitar 11 persen di IPA Kampung Damai,” katanya. PTMB telah melakukan persiapan untuk menjaga pelayanan tetap merata.
Seperti membuat jadwal penggiliran distribusi air di wilayah terdampak. Kemudian antisipasi lainnya dengan penyediaan suplai air melalui mobil tangki. Masyarakat bisa hubungi call center.
Baca Juga: Cakupan Pelayanan PTMB 77 Persen, Setiap Warga Konsumsi Air 150-170 Liter per Hari
Ada pun upaya program rehabilitasi pipa ini merupakan langkah penting dalam memastikan keberlanjutan layanan. Tentu peningkatan kualitas layanan air bersih di Balikpapan.
“Kami berkomitmen terus melakukan perbaikan, meningkatkan pelayanan, dan inovasi dengan program-program strategis,” sebutnya. Semua cara dilakukan untuk memperkuat layanan.
Serta menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Setelah perbaikan pipa rampung, PTMB akan tetap meningkatkan pelayanan dengan beberapa cara.
Plt Direktur Teknik PTMB M Kohirudin menjelaskan, upaya awal dengan menambah kapasitas 50-100 liter per detik dari Waduk Manggar. Ini untuk melayani wilayah Balikpapan Barat, khususnya Kampung Baru.
Baca Juga: PTMB Siap Lanjutkan Revitalisasi Pipa Tranmisi dari Jalan Agung Tunggal hingga The Hill Residence
“Kemudian peningkatan kapasitas IPA KM 12 untuk pelayanan pelanggan di Balikpapan Utara,” ucapnya. Selanjutnya mendorong penyelesaian Embung Aji Raden dan IPA Teritip Tahap 2 sebesar 200 liter per detik.
Nantinya untuk melayani wilayah Balikpapan Timur dan sebagian Balikpapan Selatan. “Lalu mendorong proses penyelesaian rencana kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) SPAM Sepaku Semoi 1.000 liter per detik,” ungkapnya.
Serta mendorong feasibility study SPAM Regional Sungai Mahakam. “Proyek ini melibatkan empat kota di antaranya Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Penajam Paser Utara (PPU),” tandasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki