Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Total Korban Tewas Capai 65, Evakuasi Masih Berlanjut

Uways Alqadrie • Selasa, 7 Oktober 2025 | 06:02 WIB

Basarnas memberikan keterangan pers terkait perkembangan operasi SAR di lokasi reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Senin (6/10/2025). (Foto Jawa Pos)
Basarnas memberikan keterangan pers terkait perkembangan operasi SAR di lokasi reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Senin (6/10/2025). (Foto Jawa Pos)
KALTIMPOST.ID, SIDOARJO – Operasi pencarian korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, memasuki hari kedelapan. 

Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi 12 jenazah dari reruntuhan, Senin, 6 Oktober 2025.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyebut seluruh korban ditemukan di sektor A2 dan A3, wilayah yang paling parah terdampak ambruknya bangunan empat lantai itu. 

“Total korban yang sudah dievakuasi hingga malam ini mencapai 169 orang. Dari jumlah itu, 104 selamat dan 65 meninggal dunia,” ujar Syafii di posko darurat.

Dari proses evakuasi hari ini, tim juga menemukan satu bagian tubuh (body part). “Evakuasi terakhir dilakukan pukul 18.34 WIB,” katanya. Seluruh korban dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI Polda Jatim.

Syafii menjelaskan, upaya pencarian difokuskan ke bagian utara bangunan yang tidak terintegrasi dengan struktur utama. Empat sektor menjadi prioritas: A1 dekat pintu keluar, A2 di belakang asrama, A3 di bagian atas bangunan, dan A4 di sisi kanan.

Bangunan empat lantai yang difungsikan sebagai musala di lingkungan pesantren itu ambruk pada Senin, 29 September 2025, sekitar pukul 15.35 WIB. 

Saat kejadian, ratusan santri tengah menunaikan salat Asar berjemaah. Banyak di antara mereka tertimbun reruntuhan saat bangunan tiba-tiba roboh pada rakaat kedua.

Hingga hari kedelapan, tim SAR masih terus menyisir puing-puing menggunakan alat berat dan deteksi manual. Pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan tetap berjaga di lokasi hingga seluruh korban ditemukan.

Editor : Uways Alqadrie
#dvi polda jatim #basarnas #sidoarjo #Ponpes Al Khoziny #Ponpes Al Khoziny ambruk #RS Bhayangkara Surabaya