Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pesan Emosional Jay Idzes Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Ini Awal yang Baru

Thomas Dwi Priyandoko • Senin, 13 Oktober 2025 | 06:25 WIB
Jay Idzes curhat di medsos setelah Timnas Indonesia gagak lolos Piala Dunia.
Jay Idzes curhat di medsos setelah Timnas Indonesia gagak lolos Piala Dunia.

KALTIMPOST.ID — Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, menyampaikan pesan emosional setelah skuad Garuda dipastikan tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026.

 Melalui unggahan di media sosial, pemain Venezia FC itu mengaku kecewa, namun menegaskan perjuangan belum berakhir.

“Aku tidak tahu harus mulai dari mana... Mimpi kami tampil di panggung terbesar dunia telah berakhir. Sulit menggambarkan perasaanku sekarang. Tapi mungkin ini belum waktunya, mungkin Tuhan punya jalan lain untuk kami,” tulis Idzes.

Meski gagal melangkah lebih jauh, Idzes menolak menyebut perjalanan ini sebagai kegagalan. Ia justru menilai, kebersamaan di dalam tim dan dukungan suporter adalah kemenangan tersendiri.

“Sejak pertama kali bergabung, aku tahu ada hubungan istimewa antara pemain dan suporter. Ada ikatan yang tak perlu dijelaskan dengan kata-kata, dan aku bersyukur menjadi bagian dari itu,” ujarnya.

Pemain berusia 24 tahun itu menegaskan, perjuangan Garuda bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan sepak bola Indonesia.

“Kami membangun sesuatu yang lebih besar dari sekadar hasil pertandingan. Kami ingin menempatkan sepak bola Indonesia di peta dunia, dan membantu generasi berikutnya untuk terus berkembang,” lanjutnya.

Idzes juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak. Mulai dari staf, pemain, hingga pendukung setia yang selalu memenuhi stadion dengan nyanyian dan semangat.

“Perjalanan ini seperti roller coaster, tapi kalian selalu ada untuk kami. Tanpa kalian, kami tidak akan sampai sejauh ini,” tulisnya lagi.

Menutup pesannya, Jay menyerukan agar semua pihak tetap bersatu dan tidak saling menyalahkan.

“Siapa kita kalau mulai saling menjatuhkan di masa sulit? Itu bukan kita. Itu bukan Indonesia. Kita selalu bersama, apa pun yang terjadi. Ini bukan akhir — ini baru awal,” tegasnya.

Ungkapan “Kita Garuda dengan simbol cinta” di akhir tulisannya menjadi simbol semangat dan cinta Jay Idzes terhadap Merah Putih. (*)

Editor : Thomas Priyandoko
#Timnas Indonesia #jay idzes #Kualifikasi Piala Dunia 2026 #piala dunia