Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Perjalanan Patrick Kluivert Bersama Timnas Indonesia: Hanya 9 Bulan Kerja, Raih 3 Kemenangan dari 8 Pertandingan

Thomas Dwi Priyandoko • Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:22 WIB
Patrick Kluivert punya rekam jejak negatif di luar sepak bola.
Patrick Kluivert punya rekam jejak negatif di luar sepak bola.

KALTIMPOST.ID–PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Keputusan itu diambil setelah kegagalan skuad Garuda melaju ke Piala Dunia 2026.

Patrick Kluivert adalah legenda sepak bola asal Belanda yang pernah bersinar bersama Barcelona dan Ajax.

Ia mulai menangani Timnas Indonesia sejak Januari 2025 dengan kontrak berdurasi dua tahun.

Sebelumnya, PSSI dan Patrick Kluivert sepakat bekerja sama pada akhir Desember 2024 setelah federasi memberhentikan Shin Tae-Yong.

Penunjukan Kluivert juga kontroversial karena ia memiliki rekam jejak negatif dengan terkait kasus pemerkosaan dan utang judi yang besar.

Namun ternyata kerja sama tersebut berakhir lebih cepat setelah hasil buruk di babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia. Kluivert bekerja sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia hanya selama 9 bulan.

Kluivert diberi tugas besar untuk membawa Timnas Indonesia tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia sejak negara ini merdeka dari Belanda pada 1945.

Tim Garuda sempat mencetak sejarah dengan menembus ronde keempat kualifikasi Asia untuk pertama kalinya.

Namun, dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) pekan lalu memupus harapan Indonesia lolos ke turnamen bergengsi empat tahunan itu.

Kekalahan dari Irak di Jeddah bahkan disebut menyakitkan, karena laga diwarnai dua kartu merah untuk pemain Indonesia setelah peluit panjang berbunyi.

Setelah tekanan publik yang besr, PSSI akhirnya menyampaikan bahwa pemutusan kerja sama dilakukan secara baik-baik atau mutual termination.

“PSSI dan tim pelatih Timnas Indonesia secara resmi menyepakati penghentian kerja sama lebih awal melalui mekanisme pemutusan kontrak bersama. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pelatihan dan pengembangan sepak bola nasional,” demikian keterangan tertulis PSSI.

Selama menukangi Timnas, Kluivert hanya mencatat tiga kemenangan dari delapan pertandingan, dengan empat kekalahan dan satu hasil imbang.

Saat debutnya pada Maret 2025, Indonesia kalah telak 1-5 dari Australia dan sempat dipermalukan Jepang 0-6 dalam laga uji coba.

Sebelum menangani Indonesia, Kluivert sempat melatih timnas Curacao (2015–2016) dan klub Turki Adana Demirspor. Di level klub, ia dikenal sebagai pemain top yang menorehkan prestasi bersama Ajax dan Barcelona, termasuk menjuarai Liga Champions dan dua gelar Eredivisie.

Meski karier kepelatihannya belum seberkilau masa bermainnya, Kluivert pernah menjadi asisten Louis van Gaal saat Belanda menempati posisi ketiga di Piala Dunia 2014.

Tiga putranya kini juga mengikuti jejak sang ayah sebagai pesepak bola profesional. Salah satunya, Justin Kluivert (26), bermain di Premier League bersama Bournemouth setelah memperkuat Ajax dan AS Roma.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#Kluivert #Timnas Indonesia #belanda #patrick kluivert #shin tae-yong #karier