KALTIMPOST.ID-Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (Harum) kembali meninjau ruas jalan. Akhir pekan lalu peninjuan dilakukan untuk jalan kabupaten dan provinsi.
Berangkat dari Samarinda, Harum dan rombongan menyisiri Kecamatan Anggana, lanjut ke Muara Badak, Marang Kayu dan berakhir di Bontang.
Peninjauan itu menjadi bagian dari komitmen kuat Harum untuk meningkatkan konektivitas antardaerah hingga membuka akses daerah-daerah yang belum terkoneksi.
Dia didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), antara lain Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto, dan Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Joko Istanto.
Harum memulai perjalanan dari Samarinda menuju daerah pesisir Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar) yang merupakan ruas jalan provinsi sepanjang 18 kilometer.
Dari Anggana, rombongan dengan armada 22 kendaraan roda empat melanjutkan perjalanan menuju Muara Badak yang merupakan ruas jalan Kukar sepanjang sekitar 26 kilometer yang menghubungkan Desa Kutai Lama, Anggana ke Desa Muara Badak Ulu, Muara Badak.
Dari Muara Badak perjalanan dilanjutkan ke Marang Kayu hingga Bontang Lestari yang merupakan ruas jalan provinsi.
Setelah melihat langsung kondisi lapangan, Harum minta Dinas PUPR-Pera Kaltim untuk melakukan penanganan ruas-ruas jalan yang rusak serta melakukan peningkatan kualitas jalan yang sudah ada dengan kondisi baik.
“Dengan anggaran terbatas, maka untuk peningkatan jalan harus lebih efektif. Beberapa mungkin cukup dengan aspal tidak perlu rigid,” ujar Harum menyampaikan arahan melalui radio komunikasi mobil, Sabtu (25/10).
Sebagai informasi, Pemprov Kaltim melalui Dinas PUPR-Pera Kaltim tahun ini mengucurkan dana sekitar Rp 135 miliar untuk peningkatan ruas jalan di Muara Badak-Marang Kayu-Bontang Lestari sepanjang 11 kilometer dari total panjang sekitar 58 kilometer. Pekerjaan terbagi dalam tiga paket kegiatan. (her/sul/hl/adv/rd)
Editor : Romdani.