Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemprov Kaltim Batasi Kegiatan di Luar Kantor Demi Hemat Anggaran Daerah

Bayu Rolles • Senin, 27 Oktober 2025 | 07:32 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas
Gubernur Kaltim Rudy Mas

KALTIMPOST.ID, Fiskal Kaltim mulai dikencangkan. Pemotongan transfer pusat membuat semua pengeluaran perlu dihitung ulang. Pemprov kini memastikan agar agenda-agenda pemeirntah tak lagi digelar di hotel-hotel berbintang.

Semua jenis pertemuan, dari rapat, pelatihan, atau pertemuan resmi kini akan memanfaatkan ruang utama di setiap perangkat daerah. Gubernur Kaltim, Rudy Mas`ud, menegaskan langkah ini bukan lagi penghematan sesaat. Tapi jadi bagian strategi efesiensi yang diterapkan sejak dirinya menjabat.

“Saat ini pemprov hampir tak pernah lagi menggelar kegiatan di luar kantor. Lebih banyak memanfaatkan fasilitas internal,” katanya, Jumat, 24 Oktober 2025.

Baca Juga: DPRD Kaltim Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Boleh Pangkas Tunjangan Guru dan Nakes

Setiap kegiatan kini digilir di setiap OPD. Selain efesiensi, langkah ini membuatnya bisa lebih leluasa memantau setiap pelayanan publik di tiap instansi secara langsung. Rudy memahami kebijakan itu berdampak pada melorotnya okupansi perhotelan di daerah. 

Tapi langkah ini tak bisa dihindari. Keuangan daerah kini perlu ditekan agar program prioritas tetap berjalan tanpa hambatan. “Sebelum TKD (transfer ke daerah) dipotong, kegiatan serupa sudah dikurangi. Hampir tiap pekan ada kegiatan. Sekarang, jangangkan tiap bulan, per tiga bulan pun belum tentu ada,” terangnya.

Sejak definitif memimpin Kaltim pada 20 Februari 2025, Rudy meminta seluruh jajarannya untuk lebih memberdayakan fasilitas pemerintah untuk setiap kegiatan. Bahkan, dia mengaku jarang mengikuti kegiatan di luar, kecuali undangan dari pihak lain. 

“Penyesuaian baru akan benar-benar ditempuh tahun depan. Kita lihat kemampuan daerah karena masih dalam penyusunan ulang,” katanya mengakhiri. Lewat efesiensi birokrasi dan pemanfaatan maksimal aset-aset daerah. Pemerintah mencoba melepas ketergantungan pada fasilitas luar yang perlu anggaran besar. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#pemprov kaltim #Rapat di Hotel #Pemangkasan Dana Transfer ke Daerah