Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Momentum Sumpah Pemuda dan Kiprah Anak Daerah Menyongsong IKN: Adam Dustin Dorong Pemuda Balikpapan Ambil Peran di Pembangunan IKN

Oktavia Megaria • Selasa, 28 Oktober 2025 | 06:42 WIB

PERAN PEMUDA: Adam Dustin Bhakti (tiga kanan) bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadmuljono dan pemuda dari berbagai latar belakang di depan Istana Negara Nusantara.
PERAN PEMUDA: Adam Dustin Bhakti (tiga kanan) bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadmuljono dan pemuda dari berbagai latar belakang di depan Istana Negara Nusantara.

KALTIMPOST.ID- Setiap kemajuan daerah tak akan berarti tanpa peran generasi mudanya. Di tengah geliat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), semangat itu pula yang dipegang teguh oleh para pemuda di Balikpapan, termasuk sosok Adam Dustin Bhakti.

Nama Adam tak asing di kalangan wirausahawan muda. Ia memimpin Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Kota Balikpapan periode 2024–2027.

Di luar organisasi, ia dikenal sebagai pengusaha muda yang membangun Lexa Event, event organizer lokal yang kini merambah pasar nasional, dan Lexa Coffee, lini bisnis kulinernya yang berkembang pesat di Kota Minyak ini.

Baca Juga: Momentum Sumpah Pemuda dan Kiprah Anak Daerah Menyongsong IKN: Abdul Rahman Ingin Jadi Bagian dari Sejarah, Bukan Penonton

Ketekunan dan keberaniannya berinovasi membuat Adam diganjar penghargaan Warga Pelopor 2025 oleh Pemerintah Kota Balikpapan.

Ia dinilai menjadi inspirasi dalam membangun ekosistem kewirausahaan di kalangan anak muda. Namun, di balik capaian itu, Adam memandang tanggung jawab pemuda tak berhenti di ruang bisnis.

Ia meyakini pemuda Balikpapan punya peran strategis dalam mengawal arah pembangunan Kalimantan Timur—terutama di tengah momentum besar kehadiran IKN.

“Pemuda tidak boleh hanya jadi penonton perubahan. Balikpapan punya peran strategis, bukan cuma karena letaknya bersebelahan dengan IKN, tapi karena semangat dan hubungan emosionalnya dengan pusat pemerintahan baru,” ujarnya kepada Kaltim Post, Senin (27/10).

Adam termasuk salah satu pengusaha muda yang diundang Presiden Joko Widodo saat peresmian Istana Negara di IKN, tahun lalu.

Baca Juga: Wagub Kaltim Seno Aji Minta Bus dan Truk Tambang Berplat Nomor Non-KT Pindah ke KT

Bagi dia, pengalaman itu menjadi pengingat bahwa pemuda Kaltim punya tanggung jawab besar memastikan pembangunan tak hanya berpusat pada infrastruktur, tapi juga pada kualitas manusia.

“Kita harus memperkuat SDM agar bisa bersaing. Pemuda Kaltim harus bisa jadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia,” tambah alumnus Universitas Brawijaya itu. Untuk itu, Hipmi Balikpapan di bawah kepemimpinannya meluncurkan program “Seribu Pengusaha Muda”.

Program ini menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Balikpapan. Mereka akan dibekali pelatihan dan pendampingan agar mampu membangun usaha sejak dini.

“Kami ingin melahirkan wirausahawan muda yang siap bersaing dan memberi dampak nyata. Mahasiswa punya energi dan pola pikir progresif—kami hanya membantu membuka mindset agar mereka juga berpikir sebagai pelaku usaha,” jelasnya.

Menurut Adam, penguatan SDM menjadi kunci agar Balikpapan tidak hanya menjadi kota penyangga IKN, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan kewirausahaan baru di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Mulia Tanam 100 Mangrove di Pesisir Balikpapan, Wujud Nyata Kampus Peduli Lingkungan

Momentum Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, baginya, menjadi saat yang tepat untuk meneguhkan kembali peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

“Semangat persatuan dan tanggung jawab membangun bangsa harus kita hidupkan kembali. Pemuda Balikpapan dan Kaltim harus tampil, bukan hanya bangga dengan daerahnya, tapi siap berkontribusi lewat ide, karya, dan integritas,” tegasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#hari sumpah pemuda #Adam Dustin Bhakti #pembangunan ikn