Relokasi dilaksanakan dalam dua tahap. Sebanyak 64 warga dipindahkan pada 22 Oktober, disusul 28 warga lainnya empat hari kemudian.
“Setiap warga yang direlokasi langsung mendapat pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas Cikande,” kata Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Penanganan Radiasi Cs-137, Bara Krishna Hasibuan, Rabu (29/10).
Menurut Bara, rumah-rumah warga yang terdampak kini sedang menjalani proses dekontaminasi agar bisa kembali dihuni. Sementara itu, para warga menempati hunian sementara yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Serang.
Satgas juga melanjutkan pembersihan di 13 titik lokasi lapak besi dan 22 pabrik yang terkontaminasi. Dari jumlah itu, lima titik telah dinyatakan clean and clear.
Total 426,8 ton material terpapar radiasi telah dipindahkan ke lokasi penyimpanan sementara di bawah pengawasan ketat.
Sejak 1 Oktober, alat pemantau radiasi (RPM) telah dipasang di gerbang keluar kawasan industri. Dari 35.186 kendaraan yang diperiksa, 47 di antaranya sempat terdeteksi mengandung Cs-137, namun seluruhnya sudah didekontaminasi.
Dalam sepekan terakhir, tak ada lagi kendaraan yang terpapar, menandakan kondisi mulai terkendali.
Editor : Uways Alqadrie