Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menuju Swasembada 2027, Kaltim Benahi Tata Kelola dan Kolaborasi Pangan

Bayu Rolles • Rabu, 29 Oktober 2025 | 20:11 WIB

Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisya Yana. (BAYU/KP)
Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisya Yana. (BAYU/KP)

KALTIMPOST.ID, Tata kelola dan kolaborasi lintas sektor ketahanan pangan di Kaltim perlu dibenahi, agar pembangunan pertanian bisa terarah. Dengan begitu, target Kaltim swasembada pangan pada 2027 bukan sekadar angan-angan.

Mengawal ketersediaan dan melindungi lahan pertanian tak beralih fungsi, jadi langkah stategis yang coba ditempuh Pemprov Kaltim. "Sesuai arahan Gubernur, lahan pertanian di Kaltim tertata rapi 2027 mendatang," kata Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisya Yana, Rabu, 29 Oktober 2025.

Penataan itu ditempuh lewat koordinasi intensif dengan Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Sehingga pembukaan sawah baru dan perlindungan lahan yang sudah ada, lewat program lahan pertanian pangan berkelanjutan dan lahan basah strategis, tetap terjaga.

Baca Juga: Menuju Swasembada 2027, Kaltim Dorong CSR Perusahaan untuk Peternakan Lokal

"Jangan sampai membuka sawah baru, malah memakan lahan produktif yang ada. Semua perlu terintegrasi," sambungnya. Akselerasi pembangunan lahan bakal dikebut tahun depan lewat dukungan pembiayaan dari pusat. Beberapa daerah, seperti Kutai Kartanegara, Paser, Kutai Timur, hingga Berau jadi destinasi pengembangan sawah baru.

Dukungan tak hanya datang dari pusat. Kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) melengkapi upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor turunan hasil pertanian. Selama ini, kata Yana, BI kerap mendampingi para petani lokal dan membantu identifikasi kendala pengembangan di daerah. "BI banyak membantu dari sisi peralatan dan kapasitas petani," imbuhnya.

Dengan penataan yang terarah, dukungan pembiayaan lintas sektor, hingga sinergi antarlembaga, Kebijakan yang coba ditempuh dapat mempermudah Kaltim untuk swasembada 2027 mendatang. "Kemandirian pangan yang tanggung tentu perlu langkah terukur," katanya mengakhiri. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#kaltim #swasembada pangan