Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dianggap Melecehkan! DPR Akan Panggil Pandji Pragiwaksono Terkait Candaan Soal Budaya Toraja

Uways Alqadrie • Senin, 3 November 2025 | 14:36 WIB

Pandji Pragiwaksono
Pandji Pragiwaksono
KALTIMPOST.ID, MAKASSAR – Anggota DPR RI Frederik Kalalembang menyoroti candaan komika Pandji Pragiwaksono yang dianggap menyinggung prosesi adat pemakaman masyarakat Toraja, Rambu Solo’. 

Frederik menyebut, pihaknya akan memanggil Pandji untuk memberikan klarifikasi atas pernyataannya yang kini menuai reaksi luas.

“Saya berencana mengundang yang bersangkutan untuk menjelaskan maksud dari ucapannya, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” kata Frederik dalam keterangan tertulisnya, Senin, 3 November 2025.

Politikus Partai Demokrat itu menilai, potongan video Pandji yang beredar di media sosial menimbulkan kesan bahwa prosesi adat Toraja dijadikan bahan olok-olokan. Menurutnya, sikap tersebut tidak pantas karena dapat menyinggung nilai budaya dan kepercayaan masyarakat setempat.

“Kalau benar isi video itu seperti yang beredar, tentu sangat disayangkan. Hal seperti ini bisa berpotensi menimbulkan salah tafsir dan memperlebar persoalan,” ujar Frederik yang juga menjabat Ketua Ikatan Keluarga Toraja Nusantara (IkaTNus).

Frederik menilai, komika berusia 45 tahun itu kurang memahami makna filosofis di balik ritual Rambu Solo’. Ia menegaskan, tidak benar bahwa pelaksanaan upacara adat tersebut membuat masyarakat Toraja jatuh miskin.

“Tidak ada orang Toraja yang menjadi miskin karena menghormati leluhur dan memegang adatnya. Justru, itu bentuk penghargaan terhadap nilai budaya yang kami junjung tinggi,” kata dia.

Frederik berharap Pandji dapat memberikan penjelasan terbuka agar polemik ini segera mereda. Ia juga mengingatkan publik untuk tidak menyebarkan potongan video tanpa konteks yang dapat memperkeruh suasana.

Sebelumnya, potongan video Pandji tengah menjadi perbincangan di media sosial setelah menyinggung soal biaya tinggi upacara adat Rambu Solo’. Ucapannya dinilai tidak sensitif terhadap tradisi masyarakat Toraja, dan menuai kecaman dari sejumlah tokoh adat serta organisasi masyarakat Toraja di berbagai daerah.

Editor : Uways Alqadrie
#dpr ri #suku toraja #pandji pragiwaksono #Frederik Kalalembang