Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

RDP dengan DPRD PPU, PT Silog Pastikan Seluruh Tenaga Kerja Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Ahmad Maki • Rabu, 5 November 2025 | 17:56 WIB

Perwakilan Divisi Konstruksi PT Semen Indonesia Logistik (Silog), Rendra Sanjaya.
Perwakilan Divisi Konstruksi PT Semen Indonesia Logistik (Silog), Rendra Sanjaya.

PENAJAM – Perwakilan Divisi Konstruksi PT Semen Indonesia Logistik (Silog), Rendra Sanjaya, memastikan seluruh tenaga kerja yang berada di wilayah kerja Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu disampaikannya kepada awak media, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD PPU, Rabu (5/11/2025). RDP dipimpin langsung oleh Ketua DPRD PPU, Raup Muin, dan dihadiri perwakilan instansi terkait, termasuk dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta pihak PT Pertamina yang turut meninjau proses investigasi insiden kerja tersebut.

Lebih spesifik, RDP membahas tindak lanjut kasus kecelakaan kerja yang menimpa tiga karyawan PT Silog. Rendra menjelaskan bahwa perusahaan telah menjalankan kewajiban terhadap seluruh pekerjanya, termasuk dalam hal jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kalau dikatakan apakah kami mengurus BPJS tenaga kerja, iya kami lakukan. Hingga hari ini, semua tenaga kerja sudah tercover, tidak ada yang tidak terdaftar,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD PPU Gelar RDP Bahas Kecelakaan Kerja Karyawan PT Silog, Ini Hasilnya...

Ia menambahkan, proses pembaruan data pekerja dilakukan secara berkala melalui sistem BPJS.  “Misalkan minggu depan ada tambahan tenaga kerja lagi, langsung kami update. Jadi setiap penambahan tenaga kerja, kami laporkan dan perbarui datanya by sistem,” jelasnya.

Selain itu, PT Silog juga disebut telah berkoordinasi dengan Disnakertrans dan DPMPTSP, terkait pelaporan para pekerja. Rendra mengatakan, pihaknya telah melaporkan data tersebut sesuai mekanisme yang berlaku, dan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kepatuhan administrasi.

“Tadi kami juga mendapat catatan dari Dinas Pekerjaan agar seluruh kontraktor yang bekerja di wilayah PU wajib melapor. Hal itu sudah kami lakukan melalui sistem, tapi ke depan kami akan intens berkoordinasi lagi,” ucapnya.

Rendra turut menyinggung mengenai keberadaan kantor operasional di wilayah kerja Lawe-Lawe yang sempat menjadi sorotan. Ia menjelaskan bahwa PT Silog saat ini tidak memiliki kantor permanen di luar area proyek, namun siap memenuhi ketentuan bila regulasi mengharuskan.

“Kalau regulasinya menyatakan kami harus mendaftar kantor wilayah, kami akan lakukan. Informasinya, kontainer di dalam site bisa didaftarkan sebagai kantor, dan kami siap menyesuaikan,” terang Rendra.

Baca Juga: DPRD PPU Gelar RDP Bahas Kecelakaan Kerja Karyawan PT Silog, Ini Hasilnya...

Terkait dengan kasus kecelakaan kerja tiga karyawan PT Silog, ia memastikan bahwa perusahaan telah memenuhi seluruh kewajiban terhadap korban, termasuk perawatan jenazah, pengembalian ke keluarga, dan pemberian santunan berupa Rp100 juta untuk keluarga korban.

“Perusahaan sudah melakukan perawatan jenazah sampai pemulangan ke keluarga korban, dan santunan juga sudah kami berikan. Kami tetap komitmen terhadap hak almarhum, termasuk hak BPJS-nya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rendra juga menyampaikan bahwa dari total sekitar 140 tenaga kerja di proyek Lawe-Lawe, sekitar 50 persen merupakan tenaga kerja lokal. 

“Kami memang masih butuh tenaga kerja dengan keterampilan tertentu yang belum tersedia di daerah, sehingga sebagian kami datangkan dari luar. Tapi untuk kebutuhan berikutnya kami tetap koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja agar tenaga lokal bisa terserap lebih banyak,” tuturnya.

Ia menambahkan, masa kerja proyek yang sedang berjalan ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026. Selama itu, PT Silog akan terus memastikan seluruh aspek keselamatan kerja, administrasi ketenagakerjaan, dan koordinasi antarinstansi berjalan sesuai ketentuan. (*/riz)

 

 

Editor : Muhammad Rizki
#BPJS Keetenagakerjaan #silog #Lawe lawe #Penajam Paser Utara (PPU) #kecelakaan kerja