Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tanda-tanda "Kiamat" Iklim Terbukti, Es Mencair, Rahasia Dunia 10.300 Tahun Lalu Terbongkar!

Ari Arief • Jumat, 7 November 2025 | 13:33 WIB
Ilustrasi hari kiamat
Ilustrasi hari kiamat

KALTIMPOST.ID, JAKARTA -Fenomena mencairnya lapisan es yang disebabkan oleh pemanasan global kini membuka tabir rahasia yang telah terkubur selama ribuan tahun. Para peneliti menemukan bukti keberadaan sebuah "dunia lain" yang tersembunyi di bawah lapisan es yang perlahan menghilang.

Pelelehan masif ini merupakan salah satu indikator “kiamat” pemanasan global yang dipicu oleh aktivitas manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil.

Aktivitas ini melepaskan kadar karbon dioksida dan gas rumah kaca lain ke atmosfer, yang pada gilirannya meningkatkan suhu bumi dan menyebabkan lapisan es mencair selama beberapa dekade terakhir.

Baca Juga: APBD Kutim Diproyeksi Turun Jadi Rp 4,8 Triliun: Sekkab Upayakan TPP ASN Tidak Ikut Terpangkas

Mencairnya es mengungkap bukti kehidupan manusia yang telah ada berabad-abad lampau. Salah satu penemuan paling terkenal adalah jasad manusia purba yang terawetkan secara alami selama ribuan tahun, dikenal sebagai Ötzi the Iceman , yang ditemukan di Pegunungan Alpen pada tahun 1991.

Berkat proses pengawetan alami di dalamnya, bahan organik di sekitar tanaman —seperti serat tanaman, kayu, dan kulit—dapat langsung diteliti tanpa pembusukan. Penemuan luar biasa ini membawa ilmuwan ke periode Neolitikum di Pegunungan Alpen dan memicu perkembangan bidang studi baru yang disebut arkeologi bongkahan es ( ice patch archaeology ).

 Baca Juga: Teks Khutbah Jumat 7 November 2025: Gambaran Beratnya Sakaratul Maut

Melalui penelitian bongkahan es dan material yang digali di berbagai wilayah, termasuk Eropa, Amerika Utara, dan Asia, para arkeolog menemukan jejak aktivitas manusia yang terkubur selama ribuan tahun.

Sebagai contoh, penemuan di terowongan sepanjang 70 meter yang terukir di lapisan es Juvfonne, Norwegia, mengungkap bukti aktivitas perburuan dan penggembalaan rusa kutub yang berasal dari 6.000 tahun silam ( Nature , 23/10/2024).

 Banyak artefak kuno terkait perburuan besar hewan akhirnya dapat dilihat dan diakses akibat lapisan es yang mencair.

Baca Juga: Ancaman Nyata Gempa Bumi, Kepala BMKG Ungkap 3 Zona Megathrust Kritis di Indonesia\

Penemuan penting lainnya terjadi di Pegunungan Rocky pada tahun 2007. Arkeolog Craig Lee saat itu menemukan artefak lapisan es tertua yang pernah ditemukan yaitu alat pelempar anak panah atau lembing ( atlatl) . Berdasarkan penaggalan karbon, bagian poros di depannya, yang terbuat dari kulit pohon birch muda, diperkirakan berusia 10.300 tahun. (*)

Editor : Uways Alqadrie
#cair #kiamat #global #panas #es