Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ribka Tjiptaning Siap Hadapi Laporan ke Bareskrim soal Ucapan Soeharto Bertanggung Jawab Atas Kematian Jutaan Orang

Uways Alqadrie • Kamis, 13 November 2025 | 14:00 WIB

Ribka Tjiptaning
Ribka Tjiptaning
KALTIMPOST.ID, JAKARTA — Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, menanggapi santai laporan ke Bareskrim Polri yang dilayangkan Aliansi Rakyat Anti Hoaks (ARAH) terkait pernyataannya soal Presiden ke-2 RI, Soeharto.

“Ya dihadapi saja,” kata Ribka saat ditemui di Jakarta, Kamis (13/11).

Ribka sebelumnya menolak rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto. Ia menyebut, sang mantan presiden bertanggung jawab atas kematian jutaan rakyat pada peristiwa 1965–1966.

Pernyataannya itu kemudian memicu reaksi sejumlah pihak. ARAH pun mengadukan Ribka ke polisi, menilai ucapannya bersifat fitnah dan provokatif.

Di sisi lain, politikus PDIP Guntur Romli membela rekannya tersebut. Menurutnya, yang disampaikan Ribka merupakan bagian dari fakta sejarah yang juga tercatat dalam laporan Komnas HAM 2012.

“Apa yang beliau sampaikan bersandar pada hasil penyelidikan Komnas HAM dan kesaksian tokoh militer seperti Sarwo Edhi Wibowo dalam buku Julius Pour,” ujar Guntur.

Ia menegaskan Ribka siap menghadapi proses hukum. “Beliau tidak menyebar hoaks, hanya mengutip data sejarah yang belum dituntaskan negara,” kata Guntur.

Sebelumnya, Ribka menilai Soeharto tak layak diberi gelar pahlawan karena dianggap pelanggar HAM berat. “Belum ada pelurusan sejarah. Jadi untuk apa dijadikan pahlawan?” ujarnya.

Editor : Uways Alqadrie
#bareskrim #pdip #soeharto #megawati soekarnoputri #ribka tjiptaning dirotasi #ribka tjiptaning