KALTIMPOST.ID, JAKARTA — Bangunan rumah milik anggota DPR RI nonaktif, Ahmad Sahroni, di Kebon Bawang, Tanjung Priok, kini tak lagi berdiri. Struktur rumah yang sempat dirusak dan dijarah massal pada akhir Agustus telah diratakan melalui proses pembongkaran sejak awal pekan ini.
Pantauan di lokasi, Jumat siang, dua ekskavator bekerja memecah sisa dinding dan fondasi rumah seluas sekitar 400 meter persegi tersebut.
Tiga truk pengangkut puing hilir-mudik membawa material bongkaran keluar dari gang sempit kawasan organisasi padat itu. Beberapa pekerja tampak memilah besi dari mendinginkan, sementara yang lain menyiram air untuk menekan debu.
Baca Juga: Daftar Jabatan Jenderal Aktif yang Terkena Putusan MK! Polisi Aktif Tak Bisa Rangkap Jabatan Sipil
Abdullah, ketua tim pembongkaran, mengatakan proses perrobohan dimulai Senin lalu dan ditargetkan selesai dalam dua pekan. “Tugas kami hanya sampai rumah benar-benar rata. Setelah itu pembangunan diserahkan kepada kontraktor,” ujarnya.
Karena lokasi berada di lingkungan padat, pekerjaan dilakukan lebih hati-hati. Aktivitas pembuatannya berlangsung setiap hari pukul 08.00 hingga 17.00, dengan jeda istirahat satu jam pada tengah hari.
Ketua RT setempat, Yuridisman, membenarkan bahwa Sahroni telah menyampaikan rencana yang diusulkan kepada warga. “Iya, rumah itu memang dibongkar untuk dibangun ulang,” katanya.
Baca Juga: PT Hadji Kalla Serang Balik James Riady: Sengketa Lahan Makassar Bukan Urusan Pemerintah Daerah
Rumah mewah tersebut sebelumnya menjadi sasaran amuk massa saat membekukan pecah pada Agustus lalu.
Sahroni, yang saat kejadian dikabarkan berada di dalam rumah, sempat bersembunyi di lantai atas dan menghadap langsung ke salah satu penjarah di kamar mandi.
Editor : Uways Alqadrie