Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Waspada! Kaltim Termasuk Zona Siaga Hujan Lebat hingga 16 November, Apa Kata BMKG?

Ari Arief • Sabtu, 15 November 2025 | 05:34 WIB

ilustrasi cuaca ekstrem
ilustrasi cuaca ekstrem

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Indonesia terus dilanda intensitas hujan tinggi—mulai dari lebat hingga sangat lebat—selama tiga hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat wilayah seperti Majalengka, Cirebon, Tangerang Selatan, Balikpapan, Nabire, Pangkal Pinang, dan Yogyakarta, sebagai lokasi yang mengalami kejadian curah hujan ekstrem.

Menurut BMKG, sejumlah faktor utama akan terus memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia selama sepekan ke depan. Faktor-faktor ini mencakup sirkulasi siklonik. 

Adanya sirkulasi siklonik yang stabil di Samudera Hindia (di bagian barat daya Sumatera dan selatan Jawa Timur hingga Bali) serta di perairan tenggara Filipina. Kondisi ini diprediksi konsisten dan sangat mendukung pembentukan awan konvektif di berbagai wilayah.

Fenomena Atmosfer, aktivasi fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuatorial dan Kelvin. Fenomena ini kini aktif di sebagian besar area Sumatera, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku, yang secara signifikan berkontribusi pada peningkatan dinamika cuaca.

Baca Juga: Gelombang 1,2 Meter hingga 2,5 Meter: BMKG Waspadai Efek Fung‑wong di Laut Indonesia

Dinamika cuaca diperkuat dengan adanya dorongan massa udara kering dari Belahan Bumi Utara dan Selatan, ditambah dengan tingginya tingkat kelembapan udara serta atmosfer yang cenderung labil. Kombinasi ini memperbesar potensi terjadinya cuaca ekstrem di berbagai daerah di Indonesia.

Waspada Bencana Hidrometeorologi

Dalam laporan Prospek Cuaca Mingguan Periode 14-20 November 2025 yang dikutip pada Jumat (14/11/2025), BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat.

"Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, dan longsor, yang berisiko mengganggu aktivitas harian maupun kelancaran transportasi," tulis BMKG.

Lebih perinci, berikut daftar wilayah di Indonesia yang diprediksi akan mengalami hujan lebat-sangat lebat, disertai dengan angin kencang:

Baca Juga: Ancaman Nyata Gempa Bumi, Kepala BMKG Ungkap 3 Zona Megathrust Kritis di Indonesia


Periode 14-16 November 2025
Waspada (Hujan sedang) bakal terjadi Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, DK Jakarta, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) diperkirakan bakal terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Kep. Riau, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Angin kencang diperkirakan bakal terjadi di  Bengkulu, Riau, Kep. Riau, Banten, DK Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan NTT

Periode 17 - 20 November 2025
Waspada (hujan sedang) diperkirakan bakal terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, DK Jakarta, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.

Baca Juga: Musim Hujan Bukan Jaminan Aman, BPBD Balikpapan Peringatkan Potensi Kebakaran

Kemudian, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) diperkirakan bakal terjadi di Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua Pegunungan, dan Papua.

Angin kencang diperkirakan bakal terjadi di  Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

BMKG turut mengingatkan masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan longsor.

Selain itu, saat terjadi hujan badai yang disertai petir, masyarakat diimbau untuk menjauhi area terbuka, pohon tinggi, serta bangunan atau infrastruktur yang kondisinya sudah rapuh. Kesiapsiagaan menghadapi bencana harus ditingkatkan karena kejadian dapat terjadi sewaktu-waktu.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#banjir #bmkg #kaltim #hujan lebat #longsor