Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kemenangan ke-11 Borneo FC Samarinda, Dramatis dan Dibumbui Kontroversi

Doni Aditya Haryono • Minggu, 23 November 2025 | 16:02 WIB

PEMECAH KEBUNTUAN: Douglas Coutinho berhasil menjadi pahlawan Borneo FC lewat gol semata wayangnya ke gawang Madura United.  (DONI ADITYA/KP)
PEMECAH KEBUNTUAN: Douglas Coutinho berhasil menjadi pahlawan Borneo FC lewat gol semata wayangnya ke gawang Madura United.  (DONI ADITYA/KP)

KALTIMPOST.ID- BORNEO FC Kembali memetik hasil positif saat menjamu Madura United di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (22/11). Pesut Etam berhasil menang dengan skor tipis 1-0 lewat gol Douglas Coutinho di pengujung laga. 

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan Borneo menjadi kemenangan ke-11 secara beruntun. Laga berjalan sengit. Madura United berhasil mematikan kreativitas Juan Villa dkk. Tim tamu bahkan beberapa kali mengancam gawang Nadeo Arga Winata. 

Laga ini diwarnai beberapa keputusan kontroversi sang pengadil. Di antaranya ketika Paulo Sitanggang dilanggar keras oleh Kei Hirose. Namun wasit tidak mengganjar pemain asal Jepang itu dengan kartu. Pun demikian dengan pelanggan Nadeo di kotak penalti terhadap Paulo Sitanggang, hanya dihadiahi kartu kuning. 

Kendati demikian, perjuangan Pesut Etam layak diacungi jempol. Meski sempat frustrasi karena kedisiplinan pemain Madura menjaga pertahanan, mentalitas Mariano Peralta jadi pembeda. Tambahan tiga poin kian memantapkan posisi Borneo di puncak klasemen sementara dengan 33 poin. 

"Kita sudah memprediksi Madura United akan bermain rapi, tapi kita tidak tau siapa yang akan dipasang. Kita sempat bermain buruk babak pertama, di babak kedua mulai bagus. Tapi titik balik adalah ketika Nadeo berhasil melakukan penyelamatan saat penalti dan itu membuat pemain bersemangat," ungkap Fabio Lefundes, pelatih Borneo FC. 

Sementara itu, terkait kualitas kepemimpinan wasit, pelatih baru Madura United Carlos Perreira mengaku bahwa apa yang terjadi di lapangan merupakan bagian dari sepak bola. "Saya tidak ingin mengomentari tentang apa yang terjadi di lapangan. Bagi saya semua itu adalah bagian dari sepak bola," tukas dia. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#madura united #borneo fc