KALTIMPOST.ID, Pemprov Kaltim menyiapkan skema baru agar penyerapan anggaran tahun depan bisa lebih maksimal. Salah satu caranya dengan mempercepat pelaksanaan lelang, tanpa menunggu triwulan berjalan. Strategi itu dirancang selepas mengevaluasi serapan anggaran pada 2025 sejak Gubernur Rudy Mas`ud dan wakilnya Seno Aji menjabat akhir Februari lalu.
Wakil Gubernur, Seno Aji, menyebut tahun ini pemerintah tengah memacu serapan sebelum tahun berganti dengan target prognosis serapan menyentuh angka 94-95 persen. “Jadi OPD-OPD (organisasi perangkat daerah) yang punya anggaran besar mesti mempercepat tender atau e-Katalog di awal tahun nanti,” katanya beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Sisa Satu Bulan, Serapan Anggaran Disdikbud Kaltim Baru 69 Persen,
Semakin cepat tender dimulai, maka anggaran yang sudah disusun bisa optimal diserap di pertengahan tahun. Dengan demikian realisasi belanja tak menumpuk sebelum tutup buku. Serapan anggaran kini jadi atensi pusat sehingga daerah didorong untuk lebih efektif menggunakan anggaran daerah.
Untuk memastikan kebijakan itu berjalan, Pemprov akan menggelar evaluasi rutin terhadap seluruh OPD, terutama yang serapannya masih rendah. Pendampingan akan diperkuat, dengan harapan seluruh program pembangunan bisa tuntas tepat waktu.
Saat disinggung soal kemungkinan meniru pola lelang Pemprov DKI Jakarta, yang mulai membuka tender sejak November–Desember tahun sebelumnya. Seno menyebut Kaltim sangat mungkin mengikuti jejak itu. “Ada kemungkinan kita tender cepat sebelum awal tahun. Desember kita sudah mulai melakukan itu,” pungkasnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki